Rabu, 22 Juli 2026 | 04:25
NEWS

Suara Tembakan di Sekolah Yahukimo, Pekerja Tewas Diparang

Suara Tembakan di Sekolah Yahukimo, Pekerja Tewas Diparang
Dengan membawa senjata dan benda tajam sekelompok anggota OPM menyerbu sekolah di Yahukimo Papua (Dok Tangkapan Gambar)

ASKARA - Seorang pekerja bernama Frengki (55) dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan berat di lingkungan Sekolah Yakpesmi Yahukimo, Jalan Seradala, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (2/2/2026).

Dalam laporan informasi yang diterima redaksi, Sabtu (7/2), kejadian berlangsung sekitar pukul 09.30–10.45 WIT. Selain korban jiwa, insiden tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada kendaraan roda empat milik Kepala Sekolah Yakpesmi Yahukimo serta pecahnya kaca ruang kelas akibat lemparan batu.

Saksi yang disebut dalam laporan adalah Dason Wakla (23), guru Yakpesmi Yahukimo, dan Sem Wale (44), Kepala Sekolah Yakpesmi Yahukimo.

Berdasarkan kronologis, saksi Dason Wakla mendengar suara tembakan satu kali dari arah belakang sekolah sekitar pukul 09.30 WIT. Korban yang saat itu sedang bekerja membuat meja dan kursi, kemudian berlari ke arah ruang guru dan diduga dikejar tiga orang pelaku.

Sekitar pukul 09.33 WIT, korban masuk ke ruang guru untuk menyelamatkan diri. Tiga pelaku disebut memaksa masuk dan melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam hingga korban meninggal dunia.

Setelah itu, pelaku dilaporkan merusak kendaraan jenis Toyota Calya milik Kepala Sekolah dengan melempar batu hingga kaca belakang pecah. Kaca ruang kelas sekolah juga dilaporkan pecah akibat lemparan batu.

Sekitar pukul 09.35 WIT, Kepala Sekolah melaporkan kejadian ke Polres Yahukimo melalui telepon. Aparat gabungan kepolisian kemudian bergerak ke lokasi dan melakukan pengamanan, sebelum membawa jenazah korban ke RSUD Dekai.

Dalam laporan tersebut, insiden disebut dilakukan oleh kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo. Disebutkan pula adanya potensi gangguan keamanan lanjutan terhadap aparat maupun masyarakat sipil.

Saat kejadian, aktivitas belajar mengajar dilaporkan sedang berlangsung. Para guru mengamankan siswa di ruang kelas, dan setelah pelaku meninggalkan lokasi, siswa dipulangkan.

 

Komentar