Rabu, 22 Juli 2026 | 00:02
COMMUNITY

BARET ICMI Terus Layani Kesehatan Warga Terdampak Bencana di Linge

BARET ICMI Terus Layani Kesehatan Warga Terdampak Bencana di Linge
Anak-anak di pengungsian Tenda Owaq Kecamatan Linge, Aceh Tengah (Dok Mubarak)

ASKARA - Badan Reaksi Cepat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (BARET ICMI) Aceh Tengah terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Ketua Tim Kesehatan BARET ICMI Aceh Tengah, dr. Fatimah Fitri, mengatakan hingga kini kondisi kehidupan warga masih memprihatinkan. Bencana yang terjadi lebih dari dua bulan lalu masih menyisakan persoalan serius, terutama bagi warga Desa Owaq yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.

“Sudah memasuki hari ke-62 pascabanjir dan longsor, masyarakat masih hidup di pengungsian dan membutuhkan kepastian tempat tinggal,” ujar dr. Fatimah, Selasa (28/1/2025).

Dari sisi kesehatan, ia menyebut kondisi warga mulai menunjukkan perbaikan. Meski demikian, keluhan penyakit masih ditemukan di lapangan. “Tekanan darah warga sudah tidak setinggi kondisi awal pascabanjir, tetapi masih banyak yang memerlukan pengobatan dan pemantauan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW BARET ICMI Aceh, Zam Zam Mubarak, menegaskan bahwa wilayah marginal di Aceh Tengah membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Luasnya wilayah terdampak bencana menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemulihan.

“Penanganan bencana di Aceh tidak sederhana karena wilayahnya sangat luas. Pembangunan hunian sementara harus segera diprioritaskan, karena kehidupan sosial masyarakat sudah berada pada tahap kritis,” ujar Zam Zam.

Hingga berita ini diturunkan, jaringan listrik dan akses internet di Desa Owaq, Kecamatan Linge, masih mengalami gangguan, sehingga menyulitkan aktivitas warga dan distribusi informasi.

Perpanjangan masa tanggap darurat bencana di Aceh Tengah hingga 29 Januari dinilai menunjukkan perlunya langkah penanganan yang cepat, terukur, dan berkelanjutan demi kemanusiaan serta keselamatan warga yang masih bertahan di pengungsian.

 

 

Komentar