Toronto Diterjang Badai Salju, Polar Vortex Lumpuhkan Ontario
ASKARA - Saat sejumlah wilayah di Indonesia dilanda banjir, kondisi ekstrem juga terjadi di belahan dunia lain. Kota Toronto dan hampir seluruh Provinsi Ontario, Kanada, diterjang badai salju akibat fenomena polar vortex sejak Minggu subuh hingga sore hari (25/1/2026).
Informasi tersebut disampaikan Wulan, warga Indonesia yang bermukim di Toronto. Ia mengatakan hujan salju turun tanpa henti sejak pagi, menyebabkan akumulasi salju mencapai sekitar 40 sentimeter atau setinggi setengah kursi.
“Sejak subuh sampai sore ini salju belum berhenti. Tingginya sudah sekitar setengah kursi, kira-kira 40 sentimeter,” ujar Wulan dari Toronto.
Badai salju ini berdampak signifikan terhadap aktivitas warga. Sejumlah ruas jalan tertutup salju tebal, transportasi publik mengalami keterlambatan, dan warga diminta membatasi aktivitas luar ruang demi keselamatan.
Fenomena polar vortex sendiri merupakan massa udara dingin dari wilayah Arktik yang bergerak ke selatan, membawa suhu ekstrem dan badai salju hebat. Otoritas setempat mengeluarkan peringatan cuaca dan mengimbau masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah, menyiapkan kebutuhan darurat, serta waspada terhadap risiko hipotermia dan gangguan listrik.
Kondisi kontras ini memperlihatkan ekstremnya perubahan cuaca global. Jika Indonesia bergulat dengan banjir akibat curah hujan tinggi, Kanada justru menghadapi badai salju tebal yang melumpuhkan aktivitas harian warganya.

Komentar