Kamis, 23 Juli 2026 | 12:12
COMMUNITY

Sambut HPN 2026

Ratusan Offroader Ramaikan Trasi, Jalur Bangka Selatan Jadi Magnet Nasional

Ratusan Offroader Ramaikan Trasi, Jalur Bangka Selatan Jadi Magnet Nasional
Event Trabas Alam South Bangka Island (Trasi) yang digelar di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (25/1/2026), berlangsung meriah dan penuh tantangan (Dok PWI Babel)

ASKARA - Event Trabas Alam South Bangka Island (Trasi) yang digelar di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (25/1/2026), berlangsung meriah dan penuh tantangan. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Pers Nasional (HPN) serta Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Bangka Selatan ini berhasil menyedot perhatian hampir 500 offroader dari berbagai daerah.

Ratusan pecinta offroad tersebut dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefy Nuranda, Dandim Basel Letkol Inf Agus Wicaksono, bersama unsur Forkopimda. Kehadiran tokoh offroad nasional, The Legend of Climbing Indonesia Zakir, serta MC Trabas Nasional Papa Roni, turut menambah semarak kegiatan.

Koordinator Trasi, Andi Zega, mengungkapkan bahwa jumlah peserta jauh melampaui ekspektasi panitia. Dari target awal 300 offroader, tercatat hampir 500 peserta ambil bagian dalam event trabas tersebut.

“Ini di luar perkiraan kami. Antusiasmenya luar biasa, peserta datang dari berbagai daerah,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, sekitar 90 persen peserta merupakan offroader dari luar Bangka Selatan. Hal ini menunjukkan bahwa Trasi memiliki daya tarik kuat di kalangan komunitas offroad regional hingga nasional.

Menurut Andi, Trasi diharapkan menjadi titik balik kebangkitan komunitas offroad lokal Bangka Selatan yang sempat mengalami penurunan aktivitas. Event ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan pembangkit semangat bagi para penggiat trabas di daerah.

“Yang dulu sempat ramai, kini mulai redup. Trasi ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat trabas di Bangka Selatan,” katanya.

Tak hanya itu, wacana menjadikan Bangka Selatan sebagai tuan rumah event trabas berskala internasional juga mulai mengemuka. Andi menyebut hal tersebut sempat dibahas bersama Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid dan Zakir.

“Kami optimistis, jika komunikasi dan dukungan berjalan baik, Bangka Selatan sangat layak menjadi tuan rumah event internasional,” ujarnya.

Dalam event ini, para offroader ditantang menaklukkan jalur ekstrem sepanjang 26 kilometer yang melintasi kawasan Gunung Muntai hingga Parit 7 Desa Keposang, Toboali, dengan karakter lintasan berlumpur, tanjakan terjal, dan medan teknis.

Sementara itu, Ketua PWI Bangka Selatan Dedy Irawan menegaskan bahwa Trasi merupakan bagian penting dari rangkaian HPN dan HUT ke-23 Bangka Selatan. Selain sebagai ajang olahraga dan petualangan, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap promosi daerah.

“Event ini tidak hanya soal trabas, tetapi juga promosi Bangka Selatan. Peserta dari luar daerah tentu memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Dedy.

Selain Trasi, PWI Bangka Selatan juga akan menggelar Basel Run 2026 yang diikuti sekitar 1.300 pelari serta event Pushbike dengan 100 peserta, 60 di antaranya berasal dari luar Pulau Bangka.

Dedy berharap Trasi dapat menjadi agenda rutin tahunan dan memperkuat posisi Bangka Selatan sebagai destinasi sport tourism dan adventure unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

 

Komentar