Rabu, 17 Juni 2026 | 22:44
NEWS

Warga Linge Gotong Royong Buka Akses Jalan, Lawan Isolasi Pascabencana

Warga Linge Gotong Royong Buka Akses Jalan, Lawan Isolasi Pascabencana
Masyarakat Kampung Umang bergotong-royong membuka jalan (Dok Zam Zam)

ASKARA - Warga Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, menunjukkan semangat gotong royong dengan berinisiatif membuka akses jalan yang terputus akibat bencana. Pada Sabtu (10/1/2026), masyarakat bersama relawan bergotong royong membuka jalur dari Gelampang menuju Dusun Jemungket.

Reje Kampung Umang, Wahyu, mengimbau masyarakat setempat untuk turut serta dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, inisiatif ini menjadi bukti bahwa warga Linge tidak tinggal diam menghadapi dampak bencana yang mengisolasi wilayah mereka.

“Gotong royong ini adalah bentuk kepedulian dan kemandirian masyarakat agar akses kembali terbuka dan aktivitas warga bisa berjalan,” ujarnya.

Upaya membuka akses jalan tersebut diharapkan dapat memulihkan konektivitas antarwilayah yang selama ini terputus, sekaligus mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.

Ketua Umum Badan Reaksi Cepat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Baret ICMI) Wilayah Aceh, Zam Zam Mubarak, menilai inisiatif warga Linge mencerminkan kondisi penanganan bencana di Aceh yang membutuhkan perhatian serius.

“Isolasi wilayah berdampak langsung pada lumpuhnya perekonomian masyarakat. Ini menjadi sinyal kuat bahwa penanganan bencana harus dilakukan dengan gerak cepat dan solusi konkret atas keterbatasan yang ada,” kata Zam Zam.

Ia juga menyoroti letak pusat komando bencana yang dinilai terlalu jauh dari wilayah terdampak, sehingga berpotensi menghambat kecepatan respons darurat.

Menurutnya, Pemerintah Aceh bersama pemerintah pusat idealnya membuka posko nasional di wilayah yang terisolasi agar koordinasi dan penanganan darurat bencana dapat berlangsung lebih efektif dan cepat.

 

Komentar