Anggota Elpala SMA 68 Jakarta Rasakan Sensasi Naik KRI Semarang-594
ASKARA - Pengalaman tak terlupakan dirasakan sejumlah anggota Elpala SMA Negeri 68 Jakarta saat mendapat kesempatan menaiki kapal perang Republik Indonesia, KRI Semarang dengan nomor lambung 594 yang tengah sandar di dermaga Kolinlamil, Jakarta. Momen bersejarah ini menjadi pengalaman pertama bagi para pelajar untuk melihat langsung salah satu alutsista TNI AL, Sabtu (20/12/2025).
Rombongan Elpala yang berkesempatan naik ke atas kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD) buatan PT PAL tersebut dipimpin Ketua Elpala, Dafa Maheswara. Turut serta dalam rombongan itu Tiffany Sheena, Galuh Parto Legawa, Muhamad Sabil, Naufal Chidqi Kamil, dan Syahira Putria Adantie.
Kesempatan langka ini diberikan usai para anggota Elpala bersama Paguyuban Alumni SMA 68 Jakarta menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa bahan makanan dan susu untuk korban bencana alam di Sumatera. Bantuan tersebut rencananya akan diangkut menggunakan KRI Semarang-594 dalam pelayaran kemanusiaan, Senin (22/12).
Dengan didampingi salah satu prajurit, para pelajar diperkenankan melihat langsung berbagai fasilitas utama kapal, mulai dari geladak hingga area anjungan. KRI Semarang dikenal sebagai salah satu kapal andalan TNI AL dalam misi kemanusiaan dan pengangkutan bantuan bencana di berbagai wilayah Indonesia.
“Ini pengalaman yang luar biasa dan tidak akan kami lupakan. Bisa naik dan melihat langsung kapal perang TNI AL adalah kebanggaan tersendiri,” ujar Ketua Elpala SMA 68, Dafa Maheswara, di sela kunjungan.
Rasa gembira dan bangga tampak jelas dari wajah para anggota Elpala selama berada di atas kapal. Bagi mereka, kesempatan ini bukan hanya menambah wawasan tentang kemaritiman dan pertahanan negara, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Melalui pengalaman tersebut, para anggota Elpala berharap semangat kepedulian sosial dan kebangsaan dapat terus tumbuh di kalangan pelajar, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi nyata bagi negeri, baik melalui aksi kemanusiaan maupun kecintaan terhadap dunia maritim Indonesia.

Komentar