Rabu, 22 Juli 2026 | 20:06
NEWS

Jelang Akhir Tahun, Layanan Disdukcapil Merauke Meningkat Tajam

Jelang Akhir Tahun, Layanan Disdukcapil Merauke Meningkat Tajam
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Merauke, Yustina Regina Kamisopa, S. Sos (Dok Winona)

ASKARA - Menjelang akhir tahun 2025, aktivitas pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Merauke mengalami peningkatan signifikan. Berbagai layanan administrasi kependudukan seperti perekaman KTP elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), pindah masuk, pindah keluar, hingga pengurusan Kartu Keluarga ramai diakses masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disdukcapil Kabupaten Merauke, Yustina Regina Kamisopa, S.Sos, saat ditemui Askara.co di ruang kerjanya, Rabu (18/12/2025). Ia mengungkapkan, pada periode November hingga Desember 2025, pelayanan KTP mencapai rata-rata 100 hingga 150 lembar per hari. Sementara itu, pengurusan akta kelahiran tercatat sekitar 20 hingga 40 dokumen per hari.

“Untuk pindah masuk dari luar Merauke, rata-rata di atas 10 sampai 15 orang per hari. Secara kumulatif, sepanjang semester 2024 ke 2025 terjadi kenaikan jumlah penduduk sekitar empat ribu jiwa,” ujar Yustina.

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah penduduk tersebut berasal dari peristiwa pindah masuk dan kelahiran dalam satu semester. Selain itu, permohonan KTP tidak hanya dipicu oleh perpindahan penduduk, tetapi juga karena berbagai faktor lain.

“Pengurusan KTP bisa karena hilang, rusak, KTP pemula, perubahan status akibat pasangan meninggal atau cerai, perubahan data karena pindah masuk, serta penyesuaian status lainnya,” jelas perempuan berdarah Asmat–Bintuni tersebut.

Yustina menambahkan, seluruh data kependudukan dicatat berdasarkan peristiwa kependudukan dan peristiwa penting, kemudian direkam dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) secara by name, by NIK, dan by address. Data tersebut terintegrasi langsung dengan Direktorat Jenderal Administrasi Kependudukan di tingkat pusat.

“Data kependudukan ini sangat penting dan dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan, layanan publik, alokasi transfer anggaran pusat, demokrasi, hingga penegakan hukum,” terangnya.

Ia juga menyinggung penyaluran bantuan sosial seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berbasis data dari pusat. Menurutnya, data Dirjen Sosial secara teknis disandingkan dengan data Disdukcapil karena bantuan sosial merupakan bagian dari layanan publik yang menggunakan dokumen kependudukan sebagai dasar akses.

Di kantor Disdukcapil yang berlokasi di Jalan Missi tersebut, tersedia anjungan mesin kepuasan pelanggan di area lobi. Mesin ini disupport oleh Bagian Organisasi Setda Kabupaten Merauke sebagai sarana evaluasi tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.

“Anjungan ini cukup membantu kami untuk menilai kembali kinerja pelayanan kepada masyarakat,” kata Yustina.

Askara.co juga mewawancarai salah satu warga yang tengah mengurus akta kelahiran bayinya. Warga tersebut mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan.

“Pelayanannya sangat baik dan ramah. Saya hanya menunggu sebentar, setelah berkas lengkap, akta kelahiran anak dan perubahan kartu keluarga langsung selesai,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Yustina berharap adanya kerja sama yang baik dari masyarakat dalam melengkapi persyaratan administrasi, sehingga pelayanan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan waktu yang diharapkan.

 

 

Komentar