Baret ICMI Apresiasi Gerakan Dapur Umum Rakyat Koperasi Ketiara di Aceh Tengah
ASKARA - Gerakan Dapur Umum Rakyat yang digagas Koperasi Ketiara mendapat perhatian dari Badan Reaksi Cepat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Baret ICMI) Aceh. Kunjungan Baret ICMI ke Koperasi Ketiara membuka gambaran nyata tentang kondisi sulit yang tengah dihadapi masyarakat Aceh Tengah akibat keterbatasan pasokan kebutuhan pokok.
Koperasi Ketiara yang selama ini dikenal bergerak dalam pengembangan dan pemberdayaan ekonomi petani kopi Arabika Gayo, kini mengalihkan fokusnya pada aksi-aksi kemanusiaan. Di tengah keterisolasian wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah, koperasi tersebut membuka dapur umum untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan pangan.
Dalam kunjungan tersebut, Baret ICMI menyaksikan langsung antrean anak-anak dan para ibu yang menunggu pembagian makanan di dapur umum. Kondisi ini menunjukkan semakin sulitnya masyarakat memperoleh beras, bahkan dapur umum yang dibuka secara swadaya itu kini mulai kehabisan stok.
Ketua Kelompok Kerja Baret ICMI, Zam Zam Mubarak, menegaskan bahwa dapur umum yang dijalankan Koperasi Ketiara merupakan murni gerakan swadaya masyarakat. Ia mengajak para pelaku usaha untuk turut berpartisipasi membuka dapur umum rakyat sebagai bentuk kepedulian di masa krisis.
“Tidak adanya kepastian pasokan sembako sangat meresahkan warga. Dapur umum ini menjadi penopang terakhir bagi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar,” ujar Zam Zam Mubarak.
Selain menyediakan makanan, Koperasi Ketiara juga memfasilitasi akses jaringan internet bagi masyarakat dan desa binaan koperasi. Langkah ini dinilai menjadi contoh nyata gerakan kemanusiaan yang inspiratif di tengah keterbatasan.
Baret ICMI berharap pemerintah pusat dan daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menuntaskan persoalan keterisolasian wilayah dan distribusi logistik. Dengan penanganan yang cepat dan terkoordinasi, masyarakat Aceh Tengah diharapkan dapat segera keluar dari krisis dan kembali memperoleh harapan.

Komentar