Kamis, 18 Juni 2026 | 00:54
NEWS

Akses Jalan KKA-Gunung Salak Terputus, Warga Pedalaman Terpaksa Jalan Kaki

Akses Jalan KKA-Gunung Salak Terputus, Warga Pedalaman Terpaksa Jalan Kaki
Warga pedalaman terpaksa jalan kaki (Dok Askara)

ASKARA - Kondisi Jalan KKA-Gunung Salak yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dengan Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah (Takengon) dilaporkan mengalami kerusakan parah. Hingga kini, hanya sebagian kecil ruas jalan yang masih dapat dilalui, sementara akses utama di sejumlah titik nyaris terputus.

Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Hakka, Aki kepada Askara, Selasa (16/12).

Dijelaskan, akibat kondisi tersebut, masyarakat di wilayah pedalaman Bener Meriah terpaksa berjalan kaki untuk menuju Takengon maupun Aceh Utara. Situasi ini sangat menyulitkan aktivitas warga, terutama untuk keperluan ekonomi, pendidikan, serta akses layanan kesehatan.

Sejumlah warga menyampaikan keluhan dan berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi. Mereka menilai perbaikan akses jalan sangat mendesak agar mobilitas masyarakat dapat kembali normal.

“Kalau tidak segera diperbaiki, kami terpaksa berjalan kaki berjam-jam untuk turun ke Takengon atau ke Aceh Utara,” ungkap salah seorang warga setempat.

Selain menghambat aktivitas warga, terputusnya akses jalan KKA–Gunung Salak juga berpotensi mengganggu distribusi bahan pokok dan hasil pertanian dari wilayah pedalaman. Kondisi ini dikhawatirkan dapat berdampak pada perekonomian masyarakat setempat.

Warga berharap pemerintah segera menurunkan alat berat dan melakukan perbaikan darurat, agar jalur penghubung antarwilayah tersebut kembali dapat dilalui kendaraan dan aktivitas masyarakat bisa berjalan seperti biasa.

 

 

Komentar