Rabu, 01 Juli 2026 | 10:54
Ruang Menulis

Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan UNIMUS Tampilkan Inovasi Ujian SOCA

Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan UNIMUS Tampilkan Inovasi Ujian SOCA
Dosen Prima Trisna Aji bersama mahasiswa (Dok Prima)

ASKARA – Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali menunjukkan kualitas akademik yang unggul melalui pelaksanaan Ujian Student Oral Case Analysis (SOCA) yang digelar di Rumah Sakit Dr. Adhyatma (RS Tugu) Semarang pada hari Kamis (20/11) dimulai pada pkl. 09.00 wib pagi. Ujian sendiri berjalan dengan lancar dengan melibatkan penguji akademik dan penguji klinik dari rumah sakit.

Sebanyak lima mahasiswa yang tengah menjalani praktik klinik pada stase Keperawatan Medikal Bedah (KMB) menampilkan inovasi baru dalam format ujian SOCA. Mereka memperagakan analisis kasus menggunakan paper mid mapping pathway, sebuah media visual modern yang memuat alur pengkajian, diagnosis, intervensi, dan evaluasi secara komprehensif serta mudah dipahami.

Inovasi ini menjadi pembeda karena mahasiswa menambahkan unsur novelty keterbaruan yakni integrasi tindakan keperawatan nonfarmakologis berbasis jurnal terbaru, termasuk jurnal internasional bereputasi Scopus quartile. Hal ini membuat presentasi mereka tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga kuat secara ilmiah dan berbasis bukti.

Penguji akademik dari Prodi Spesialis KMB, Prima Trisna Aji yang memimpin penilaian ujian ini, memberikan apresiasi atas kreativitas mahasiswa.

“Inovasi mahasiswa dalam ujian SOCA hari ini luar biasa. Mereka tidak hanya membuat media yang menarik, tetapi juga menambahkan tindakan nonfarmakologi berbasis jurnal terbaru. Ini menunjukkan adanya keterbaruan, kemampuan berpikir kritis, dan komitmen kuat terhadap evidence-based practice,” ungkap Prima.

Ujian juga mendapat dukungan penuh dari penguji klinik Rumah Sakit Dr. Adhyatma Semarang yang menilai bahwa integrasi ilmu dan praktik sangat terlihat dalam presentasi mahasiswa.

Salah satu peserta ujian, Mecca, mengungkapkan bahwa media yang ia buat merupakan hasil persiapan panjang dan didesain untuk mencakup keseluruhan proses asuhan keperawatan.

“Media ini kami siapkan secara matang. Semua komponen asuhan keperawatan kami rangkum dalam mid mapping pathway, termasuk tindakan nonfarmakologi terbaru yang kami ambil dari jurnal terkini dan jurnal Scopus quartile. Tujuannya agar presentasi kami bukan hanya informatif, tetapi juga memiliki nilai kebaruan,” jelasnya.

Seluruh rangkaian ujian berlangsung tertib, interaktif, dan mendapat apresiasi dari pembimbing klinik. Ujian SOCA dengan pendekatan inovatif ini dinilai mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis kasus, menyusun intervensi berbasis bukti, serta menampilkan presentasi yang edukatif dan profesional.

Pelaksanaan ujian SOCA di RS Dr. Adhyatma Semarang ini menjadi bukti komitmen UNIMUS Semarang dalam menghasilkan lulusan keperawatan yang kompeten, inovatif, dan mampu bersaing dalam dunia profesional yang semakin menuntut kreativitas serta kemampuan berbasis bukti.

 

Penulis: Prima Trisna Aji

Komentar