Rabu, 17 Juni 2026 | 18:47
COMMUNITY

Pertamina Hulu Indonesia Perkuat UMKM Lewat UMK Academy 2025

Pertamina Hulu Indonesia Perkuat UMKM Lewat UMK Academy 2025
Pertamina Hulu Indonesia perkuat UMKM lewat UMK Academy 2025 di Samarinda (Dok PHI)

ASKARA - PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian pelaku usaha lokal melalui penyelenggaraan UMK Academy 2025 yang digelar secara hybrid di Samarinda, Kalimantan Timur, pada akhir November lalu. Program ini menjadi bagian strategis dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk mengakselerasi pertumbuhan UMKM binaan agar lebih kompetitif dan siap naik kelas.

Empat UMKM dari Zona 9—yakni Kelompok Wanita Tani Nelayan Pesisir Sejahtera (binaan PHSS), UMKM Bukwiskula (PEP Sangasanga Field), Trigona Reborn–Rombong Etam (PEP Sangatta Field), dan UMKM Barokah (PEP Tanjung Field)—mengikuti pelatihan dengan antusias. Mayoritas peserta merupakan perempuan pelaku usaha yang menjalankan bisnis rumahan dan berperan penting dalam menopang ekonomi keluarga.

Pelatihan ini membekali peserta dengan kemampuan dasar hingga lanjutan, mulai dari riset pasar, strategi penetapan harga, pengelolaan arus kas, hingga konsep bisnis berkelanjutan berbasis lingkungan. Materi dirancang agar mudah diterapkan dalam operasional usaha sehari-hari dan memungkinkan peserta menjadi agen perubahan bagi UMKM lain di lingkungan mereka.

Head of Communication Relations & CID Zona 9 PHI, Dharma Saputra, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas UMKM merupakan bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah operasi. “UMK Academy ini kami hadirkan untuk memperkuat pondasi usaha UMKM binaan agar mereka bisa tumbuh mandiri dan memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Para narasumber yang hadir—di antaranya Tangkas Khairi (Donutmoo), Windu Surya Dewantara (Kami Bantu Konsultan), serta Rizky Wahyu Ramadhani (Tugu Makmur Indopangan)—membawakan materi praktis yang relevan dengan tantangan UMKM masa kini. Format hybrid juga memungkinkan peserta memperoleh pendampingan yang efisien dan interaktif.

Dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan turut mewarnai kegiatan tersebut. Kepala Desa Jirak, Pansyah, dan Camat Muara Badak, Arpan, sama-sama menilai bahwa UMK Academy memberikan dorongan positif bagi UMKM di daerah mereka. Program ini dianggap sejalan dengan upaya pemerintah mencetak pelaku usaha lokal yang lebih tangguh, produktif, dan adaptif.

Melalui UMK Academy 2025, PHI menegaskan kembali komitmennya dalam membangun ekosistem UMKM yang profesional dan berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi bagian dari kontribusi PHI—sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah SKK Migas dan Subholding Upstream Pertamina Regional 3 Kalimantan—untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan, selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

 

 

Komentar