Nelayan Lamalera Berhasil Tangkap Paus Sepanjang 20 Meter
ASKARA - Nelayan Lamalera di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mencatatkan keberhasilan dalam tradisi perburuan laut mereka. Pada Jumat (28/11), seekor paus berukuran luar biasa, sekitar 20 meter panjangnya dengan tinggi hampir 3 meter, berhasil ditangkap oleh kelompok nelayan setempat.
Alen, salah satu nelayan Lamalera yang turut serta dalam proses ini, mengungkapkan bahwa perburuan dilakukan secara tradisional menggunakan perahu peledang dan peralatan khas warisan leluhur. Menurutnya, paus tersebut muncul tidak jauh dari wilayah tangkap rutin mereka sebelum akhirnya dapat dikuasai melalui kerja sama tim yang solid.
Keberhasilan ini menjadi bagian dari siklus tahunan perburuan adat Lamalera yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Tradisi ini bukan sekadar aktivitas mencari nafkah, tetapi juga ritual budaya yang dijalankan dengan disiplin serta mematuhi aturan adat yang ketat.
Paus yang ditangkap akan dibawa ke tepi pantai untuk proses pemotongan yang melibatkan seluruh warga desa. Sistem pembagian hasil tangkapan mengikuti aturan adat leo, di mana setiap bagian masyarakat memiliki hak sesuai peran dan kedudukannya dalam komunitas.
Bagi masyarakat Lamalera, tangkapan besar seperti ini memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat solidaritas. Selain menjadi sumber pangan utama, setiap bagian paus juga memiliki nilai simbolik dalam kehidupan sosial mereka.
Hingga Jumat malam, proses penanganan hasil tangkapan masih berlangsung di pesisir Lamalera. Warga tampak berkumpul untuk membantu, menyaksikan, dan memastikan seluruh tahapan adat dilaksanakan dengan penuh penghormatan pada tradisi leluhur.

Komentar