Rabu, 17 Juni 2026 | 18:02
NEWS

Warga Desa Sebuntal Akhirnya Nikmati Air Bersih Berkat PHKT dan BDI Santan Terminal

Warga Desa Sebuntal Akhirnya Nikmati Air Bersih Berkat PHKT dan BDI Santan Terminal
Warga Desa Sebuntal nikmati air bersih (Dok PHKT)

ASKARA - Setelah bertahun-tahun menghadapi kesulitan air bersih, warga Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, akhirnya dapat menikmati sumber air yang layak konsumsi. Hal ini terwujud melalui program kolaboratif antara PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) dan Badan Dakwah Islam (BDI) Santan Terminal, yang membangun fasilitas sumur bor sedalam 60 meter di lingkungan Masjid An Nur.

Program pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari komitmen PHKT dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di sekitar wilayah operasinya. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk mengatasi kekeringan yang selama ini melanda masyarakat, terutama di musim kemarau. Selama ini, warga hanya mengandalkan air hujan dan sumur dangkal yang sering mengering.

Muhamad Yasin, Superintendent Santan Terminal PHKT, menjelaskan bahwa inisiatif ini berawal dari kepedulian para pekerja terhadap kondisi masyarakat sekitar. “Kami memahami bahwa air bersih adalah kebutuhan mendasar. Melalui program ini, kami ingin memastikan keberadaan PHKT membawa manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya dalam konteks energi, tetapi juga kehidupan sosial,” ungkapnya.

Selain membangun sarana fisik, BDI Santan Terminal turut memberikan pendampingan teknis dan edukasi pengelolaan sumur kepada pengurus masjid dan masyarakat setempat. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan fasilitas serta mendorong partisipasi aktif warga dalam pemeliharaan sumber air tersebut. Pendekatan berbasis masyarakat ini juga menjadi bagian dari strategi PHKT dalam memperkuat hubungan harmonis dengan lingkungan sosial di sekitar operasi migasnya.

Acara peresmian sumur bor dilaksanakan secara khidmat dan dihadiri oleh Camat Marangkayu HR. Ambo Dalle, Bhabinkamtibmas Bripka Laerang Tanjung, perwakilan Pemerintah Desa Sebuntal, serta pengurus Takmir Masjid An Nur. Kegiatan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima, doa bersama yang dipimpin Ustadz Muchtar, serta pengaliran air pertama dari sumur baru tersebut yang disambut gembira oleh masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Marangkayu Ambo Dalle menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan PHKT yang telah memberikan manfaat langsung kepada warga. “Kami berterima kasih atas kontribusi nyata PHKT dan BDI. Semoga fasilitas ini menjadi berkah, memberikan kemudahan bagi masyarakat, dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Sementara itu, Head of Communication, Relations & CID Zona 10 PHI, Elis Fauziyah, menegaskan bahwa program penyediaan air bersih ini merupakan wujud dukungan PHKT terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek air bersih, kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Operasi hulu migas harus membawa manfaat ganda, tidak hanya dalam bentuk energi, tetapi juga kesejahteraan bagi warga sekitar,” jelas Elis.

Sebagai bagian dari PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Zona 10 Regional Kalimantan, PHKT berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan operasi dan bisnis hulu migas yang selamat, efisien, patuh, dan ramah lingkungan. Dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PHKT ingin memastikan bahwa semangat #EnergiKalimantanUntukIndonesia tidak hanya menghadirkan energi bagi negeri, tetapi juga kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

 

 

Komentar