Kamis, 04 Juni 2026 | 07:22
NEWS

PEP Sangasanga Perluas Program CSR PROKESMAS PUJA untuk Lawan Stunting dan TBC

PEP Sangasanga Perluas Program CSR PROKESMAS PUJA untuk Lawan Stunting dan TBC
Melalui PROKESMAS PUJA, PEP Sangasanga menghadirkan layanan kesehatan berbasis komunitas (Dok PEP)

ASKARA - PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kesehatan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk Program Kesehatan Masyarakat Terpadu Menuju Sejahtera (PROKESMAS PUJA). Program ini dilaksanakan di Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, untuk menekan angka tuberkulosis (TBC) dan stunting yang masih tinggi serta meningkatkan kesadaran warga terhadap pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Melalui PROKESMAS PUJA, PEP Sangasanga menghadirkan layanan kesehatan berbasis komunitas dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara terpadu. Program ini telah melatih 92 kader kesehatan, membangun 10 instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta melahirkan UMKM berbasis tanaman obat keluarga (TOGA) dan pengelolaan sampah rumah tangga dengan omzet mencapai Rp18 juta per tahun. Masyarakat juga menghemat biaya pupuk hingga Rp260 ribu per bulan melalui produksi kompos organik dari limbah rumah tangga, sementara lahan nonproduktif seluas 625 meter persegi kini berubah menjadi taman TOGA dengan 600 tanaman dari 30 jenis.

Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan, mengatakan PROKESMAS PUJA merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung agenda pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah operasi migas Kalimantan Timur. “Melalui program ini, kami mendorong kemandirian dan pemberdayaan masyarakat dengan memaksimalkan potensi lokal serta semangat gotong royong,” ujarnya. Fokus utama program ini adalah peningkatan kesehatan ibu dan anak untuk mewujudkan generasi yang sehat dan produktif dengan melibatkan tenaga medis, kader, dan komunitas lokal.

Program PROKESMAS PUJA terdiri atas lima subprogram utama: IKAN PESUT (skrining dan pendampingan pasien TBC) yang telah memeriksa 199 warga sejak 2022; PANTAS PENTAS (penanggulangan stunting) yang berhasil menurunkan 29 dari 137 anak dari status stunting; PUSPA KASIH (pendampingan ibu hamil) yang mencatat nol kasus kematian ibu selama 2023–2025; KUPENDAM ASA (jaringan 50 pendonor darah sukarela); dan TATO MACAN (kebun gizi dengan lebih dari 30 jenis tanaman obat keluarga).

Kepala UPTD Puskesmas Samboja, Su’ud, menilai pendekatan ini lebih efektif karena anak-anak kini makan bersama di Rumah Bahagia sambil beraktivitas sehingga lebih mudah dipantau kesehatannya. Plt. Lurah Sungai Seluang, Rahman Rusmana, juga mengapresiasi kolaborasi lintas pihak yang terintegrasi dari pengelolaan sampah hingga pemanfaatan hasil kebun TOGA. Melalui PROKESMAS PUJA, PEP Sangasanga turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama pada Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), Tujuan 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan), Tujuan 5 (Kesetaraan Gender), dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).

 

 

Komentar