Citra Tomografi Gunung Padang Ungkap Rongga Besar, Presiden Prabowo Diharap Berkunjung
ASKARA - Situs megalitikum Gunung Padang kembali menjadi sorotan setelah citra tomografi yang sudah dilakukan sejak lebih dari satu dekade lalu menunjukkan keberadaan rongga besar dan benda berstruktur mirip parabola di bawah permukaan. Temuan yang pertama kali diungkap tim Terpadu Riset Mandiri Gunung Padang ini menegaskan adanya keunikan geologis sekaligus kemungkinan peninggalan peradaban kuno yang jauh lebih tua dari perkiraan sejarah konvensional.
Gunung Padang yang memiliki luas diperkirakan delapan kali Candi Borobudur pernah menarik perhatian Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sempat berkunjung langsung ke lokasi. Saat ini, Kementerian Kebudayaan tengah melakukan penelitian lanjutan terhadap situs tersebut. Arkeolog Universitas Indonesia, Dr. Ali Akbar, ditunjuk memimpin tim penelitian untuk memastikan kebenaran temuan lama dan memperbarui data ilmiah.
Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia, Dar Edi Yoga, yang telah puluhan kali mengunjungi Gunung Padang, menilai momentum penelitian ulang ini sangat penting untuk mengungkap fakta sejarah Nusantara. "Gunung Padang bukan hanya warisan budaya, tapi juga laboratorium peradaban. Citra tomografi yang sudah ada sejak belasan tahun lalu menunjukkan rongga besar dan benda mirip parabola. Ini harus diteliti dengan lebih serius dan terbuka," ujar Yoga, yang juga salah satu pendiri Beranda Ruang Diskusi, Sabtu (20/9).
Dar Edi Yoga berharap perhatian pemerintah pusat semakin besar, termasuk kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke situs yang sarat misteri tersebut. "Presiden SBY sudah pernah datang ke sini. Akan sangat baik bila Presiden Prabowo juga berkenan berkunjung untuk menunjukkan komitmen negara dalam menjaga dan meneliti peninggalan peradaban Nusantara," tambahnya.
Hasil penelitian ulang yang dipimpin Dr. Ali Akbar diharapkan dapat memberikan jawaban ilmiah mengenai struktur bawah tanah Gunung Padang. Publik menanti kesimpulan resmi yang berpotensi mengubah pemahaman sejarah dan kebudayaan Indonesia, sekaligus menempatkan Gunung Padang sebagai situs megalitikum dengan nilai strategis dunia.

Komentar