Minggu, 07 Juni 2026 | 08:52
NEWS

Media Jerman Beritakan Indonesia, Diaspora Ini Angkat Manifesto 17+8 Tuntutan Rakyat

Media Jerman Beritakan Indonesia, Diaspora Ini Angkat Manifesto 17+8 Tuntutan Rakyat
Nolland Raihan Sukma (IG@nolandrai)

ASKARA- Nolland Raihan Sukma, seorang diaspora Indonesia di Kota Düsseldorf, Jerman, menyoroti gelombang aksi protes yang terjadi di Tanah Air dalam beberapa hari terakhir.

Dalam akun instagram @nolandrai dirinya menilai demonstrasi itu muncul akibat ketidakpuasan rakyat terhadap tunjangan berlebihan anggota dewan, tuntutan kenaikan upah minimum, serta maraknya kekerasan aparat terhadap masyarakat.

“Dari rasa marah, duka, sekaligus harapan, lahirlah manifesto 17+8 tuntutan rakyat. Ada 17 langkah jangka pendek yang harus segera dijalankan untuk menghadirkan keadilan, dan 8 reformasi jangka panjang untuk membangun masa depan yang lebih adil,” kata Nolland, Kamis (4/9/2025).

Menurut dia, tuntutan jangka pendek itu antara lain penghentian kekerasan polisi dan militer, pembebasan massa aksi yang ditahan, transparansi harta anggota dewan, hingga dialog terbuka dengan rakyat dan mahasiswa.

“Selain itu, ada pula tuntutan perlindungan terhadap pekerja dari PHK massal, percepatan kasus korupsi, dan keadilan bagi korban kekerasan negara,” tegasnya.

Sedangkan untuk jangka panjang hingga 2026, rakyat menuntut reformasi parlemen, penguatan KPK, pembaruan partai politik, reformasi kepolisian, serta pengembalian militer ke barak.

“Intinya, rakyat Indonesia ingin sistem yang lebih adil, transparan, dan tidak lagi membiarkan penyalahgunaan kekuasaan,” ujar Nolland.

Aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI pada 29 Agustus 2025 turut menjadi sorotan media asing. Salah satunya adalah Cosmo WDR, sebuah saluran radio dan portal daring yang berbasis di Jerman.

Cosmo berada di bawah naungan Westdeutscher Rundfunk (WDR), stasiun penyiaran publik terbesar di Jerman bagian barat, yang juga menjadi bagian dari jaringan penyiaran nasional ARD. Media ini kerap menyiarkan isu-isu internasional dengan fokus pada keberagaman, migrasi, hingga perkembangan politik global.

Dalam laporannya mengenai Indonesia, Cosmo WDR mengundang partisipasi diaspora Indonesia untuk memberikan perspektif langsung. Salah satu yang diwawancarai adalah Nolland Raihan Sukma, diaspora asal Indonesia yang kini bermukim di Kota Düsseldorf.

Melalui wawancara tersebut, ia menyampaikan pandangannya mengenai tuntutan rakyat Indonesia serta dinamika sosial politik yang sedang berlangsung.

Komentar