Rabu, 17 Juni 2026 | 22:56
NEWS

PT Nanotech Indonesia Global Tbk dan El Rose Brothers Group Sepakat Bekerja Sama Monetisasi Hasil Riset

PT Nanotech Indonesia Global Tbk dan El Rose Brothers Group Sepakat Bekerja Sama Monetisasi Hasil Riset
PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) usai resmi menjalin kerja sama dengan El Rose Brothers Group (ERB) melalui anak usahanya, PT Parama Karya Nusantara (PKN) (Dok Askara)

ASKARA - PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO), perusahaan teknologi berbasis riset dan pengembangan (R&D) dengan fokus pada rekayasa material serta nanoteknologi, resmi menjalin kerja sama dengan El Rose Brothers Group (ERB) melalui anak usahanya, PT Parama Karya Nusantara (PKN). Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama di Gedung PT NANO Jakarta, Rabu (20/8).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memonetisasi hasil riset dan paten milik NANO, yang saat ini telah memiliki lebih dari 75 paten teknologi terapan. Kolaborasi strategis ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dunia riset dengan industri, sehingga melahirkan produk-produk berkualitas yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan dipasarkan baik di dalam negeri maupun di kancah global.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama NANO, Suryandaru, bersama Direktur PKN, Iwan Suprayogi, dengan disaksikan sejumlah jajaran pimpinan kedua perusahaan, di antaranya Chairman NANO Prof. Nurul, VP NANO Sunendar, Direktur ERB S. Christmas P, serta Komisaris Utama ERB Lily Rose.

Direktur Utama NANO, Suryandaru, menegaskan pentingnya kerja sama ini sebagai tonggak baru dalam memperluas dampak penelitian dan pengembangan yang selama ini dilakukan perusahaannya. “NANO konsisten meneliti di berbagai sektor, mulai dari teknologi material, energi, pangan, hingga kesehatan. Melalui kerja sama dengan PKN, kami optimis hasil riset dapat lebih cepat diimplementasikan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat maupun industri,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PKN Iwan Suprayogi menyampaikan komitmen untuk menghadirkan nilai tambah dari riset NANO dalam bentuk produk dan layanan berdaya saing tinggi. “PKN bersama ERB akan menjadi jembatan komersialisasi, sehingga inovasi-inovasi unggulan dari NANO dapat segera masuk ke pasar dan membuka peluang bisnis lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global,” katanya.

Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi dari hasil riset sekaligus memperkuat ekosistem inovasi di Indonesia. Kesepakatan tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian teknologi melalui kolaborasi riset dan sektor industri.

 

 

Komentar