Rabu, 17 Juni 2026 | 23:56
NEWS

JAS Raih Sertifikasi IATA CEIV Fresh, Pertama di Indonesia

JAS Raih Sertifikasi IATA CEIV Fresh, Pertama di Indonesia
JAS raih Sertifikasi IATA CEIV Fresh (Dok JAS)

ASKARA - PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) mencatatkan prestasi penting dengan meraih sertifikasi IATA CEIV Fresh, menjadikannya perusahaan ground handling pertama di Indonesia yang mendapat pengakuan internasional tersebut. Sertifikasi diberikan oleh International Air Transport Association (IATA) atas kepatuhan JAS terhadap standar global dalam penanganan kargo mudah rusak.

Perayaan pencapaian ini digelar di Hotel Morrissey, Jakarta, dan dihadiri perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, asosiasi industri, mitra maskapai, hingga media. Dengan capaian ini, JAS memperkuat reputasinya sebagai bagian dari rantai logistik ekspor yang menjunjung standar internasional, khususnya untuk produk perikanan seperti udang, ikan, serta komoditas ekspor lain yang sensitif terhadap suhu.

“Kami bangga dapat menghadirkan layanan ground handling yang tidak hanya berbasis infrastruktur, tetapi juga ditopang oleh tenaga kerja terlatih dan tersertifikasi. Pencapaian ini menunjukkan keseriusan JAS dalam menjaga kualitas ekspor Indonesia,” ujar Komisaris PT JAS, Andry Tanzil, Selasa (19/8).

Direktur Logistik Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Berny Achmad Sauki, menyebut langkah JAS sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat daya saing produk laut di pasar global. “Sinergi antara sektor logistik dan perikanan sangat penting agar ekspor nasional semakin kompetitif,” katanya.

Sertifikasi CEIV Fresh (Center of Excellence for Independent Validators in Perishable Logistics) sendiri merupakan standar internasional untuk pengelolaan logistik produk mudah rusak, meliputi penanganan di bandara, pengawasan suhu, penyimpanan, hingga distribusi.

Sheldon Hee, IATA Regional Vice President Asia-Pacific, mengapresiasi kesiapan JAS dalam menerapkan standar tinggi ini. “Pencapaian JAS menjadi langkah besar dalam memperkuat ekosistem logistik produk perishable di Asia-Pasifik,” ujarnya.

Dengan raihan ini, JAS berharap dapat berkontribusi lebih besar pada efisiensi rantai pasok ekspor hasil laut, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai mitra strategis bagi industri penerbangan dan logistik nasional maupun internasional.

 

Komentar