Kamis, 04 Juni 2026 | 05:00
NEWS

Jaksa Agung Dorong Kejaksaan Modern, Percepat Kinerja dan Anggaran

Jaksa Agung Dorong Kejaksaan Modern, Percepat Kinerja dan Anggaran
Jaksa Agung ST Burhanuddin (Dok Puspenkum)

ASKARA - Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Semester I Tahun 2025 di lingkungan Kejaksaan RI resmi ditutup pada Rabu, 6 Agustus 2025. Rapat ini menjadi momen strategis untuk meninjau pelaksanaan program kerja dan realisasi anggaran selama enam bulan pertama tahun ini.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas rapat yang berlangsung produktif. Ia menegaskan pentingnya menjadikan hasil evaluasi sebagai panduan memperkuat kinerja institusi.

"Harapan kita adalah terwujudnya Kejaksaan yang profesional dan berintegritas dalam rangka mendorong produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," tegas Jaksa Agung.

Dalam arahannya, Jaksa Agung menyampaikan dua instruksi strategis:

1. Optimalkan Kinerja dan Serapan Anggaran Seluruh satuan kerja diminta memaksimalkan penyerapan anggaran semester II. Meskipun ada peningkatan, namun masih banyak satuan kerja yang belum mencapai target ideal 50% pada semester I.

2. Langkah Strategis Berbasis Risiko Setiap bidang dan badan diinstruksikan melaksanakan langkah-langkah strategis sesuai rekomendasi kelompok kerja (pokja), dengan batas waktu jelas dan evaluasi berkala.

Adapun instruksi khusus yang disampaikan antara lain:

Bidang Pembinaan: percepatan alih kelola Rupbasan dan kolaborasi TNI untuk perlindungan jaksa.

Intelijen: pengawasan ketat Pengamanan Pembangunan Strategis, penanganan ancaman ideologis, dan konsolidasi Gakkumdu.

Pidum: pelatihan jaksa di bidang digital forensik, kripto, dan AI.

Pidsus: fokus pemerataan penanganan korupsi dan percepatan eksekusi denda.

Datun: pendampingan hukum program nasional seperti Makan Bergizi Gratis.

Pidmil: sosialisasi Pedoman Perkara Koneksitas dan percepatan digitalisasi koneksitas.

Pengawasan: paradigma baru pengawasan sebagai konsultan mutu.

Badiklat: percepatan reakreditasi LAN untuk mutu pelatihan.

Barpas: penataan SOP dan sistem informasi pemulihan aset dan Rupbasan.

Jaksa Agung menutup rapat dengan penekanan akan pentingnya soliditas dan integritas korps di tengah kepercayaan publik dan tantangan eksternal.

“Ibarat pohon yang semakin tinggi, angin akan semakin kencang menerpa. Namun, di situlah komitmen kita pada hukum dan keadilan diuji,” tandasnya.

Ia menginstruksikan agar seluruh jajaran segera menindaklanjuti hasil evaluasi dengan penetapan target dan batas waktu yang jelas.

 

 

Komentar