Kamis, 23 Juli 2026 | 17:27
NEWS

KY Buka Pengawasan Publik Seleksi Calon Hakim Agung 2025

KY Buka Pengawasan Publik Seleksi Calon Hakim Agung 2025
Komisi Yudisal (Dok Erfan)

ASKARA - Sebanyak 33 calon hakim agung dan 6 calon hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) di Mahkamah Agung (MA) Tahun 2025 tengah menjalani seleksi tahap III yang meliputi pemeriksaan kesehatan dan asesmen kepribadian.

Tes kesehatan telah digelar pada 11–12 Juni 2025 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, sementara asesmen kompetensi dan kepribadian dilakukan secara daring pada 16–20 Juni 2025.

Anggota Komisi Yudisial (KY) selaku Ketua Bidang Rekrutmen Hakim, M. Taufiq HZ, menjelaskan bahwa seleksi ini juga mencakup rekam jejak yang akan menjadi pertimbangan penting dalam penentuan kelulusan.

“Hasil tes kesehatan akan menjadi salah satu pertimbangan KY untuk menentukan kelolosan peserta ke tahap berikutnya,” ujar Taufiq dalam keterangan pers, Senin (16/6).

Tahapan asesmen kepribadian menilai potensi psikologis, integritas, dan kompetensi para calon sebelum masuk ke seleksi lanjutan.

Selain itu, KY melakukan klarifikasi rekam jejak terhadap seluruh peserta. Data dan informasi diverifikasi dari laporan masyarakat, penelusuran rekam jejak, serta penelaahan harta kekayaan yang bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Klarifikasi ini dilakukan untuk memvalidasi informasi yang masuk ke KY. Publik juga bisa memberikan masukan paling lambat 15 Juli 2025 melalui email [email protected] atau kantor KY di Jakarta Pusat,” tambah Taufiq.

KY juga mengingatkan agar peserta tidak percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dalam proses seleksi.

Proses ini dilakukan untuk mengisi 17 posisi hakim agung (5 Kamar Pidana, 3 Kamar Perdata, 2 Kamar Agama, 1 Kamar Militer, 1 Kamar Tata Usaha Negara, 5 Kamar TUN Khusus Pajak) serta 3 hakim ad hoc HAM di MA.

 

 

Komentar