Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47
COMMUNITY

GRAS dan Laznas Nurul Hayat Medan Salurkan Sedekah Daging Qurban ke Pelosok Labuhan Deli

GRAS dan Laznas Nurul Hayat Medan Salurkan Sedekah Daging Qurban ke Pelosok Labuhan Deli
GRAS dan Laznas Nurul Hayat Medan (Dok GRAS)

Oleh: Nurhabli Ridwan
Kader Konservasi Alam/KPA GRAS - Balai Besar KSDA Sumatera Utara

ASKARA — Dalam semangat berbagi pada momentum Hari Raya Idul Adha 1446 H, Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS) berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Nurul Hayat Medan serta 13 komunitas lainnya untuk menyalurkan sedekah daging qurban ke pelosok-pelosok desa di Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kegiatan bertajuk "Sedekah Daging di Hari Qurban" ini dipusatkan di dua desa, yakni Desa Paluh Kurau dan Desa Kuala Besar. Dari hasil pengumpulan donasi para dermawan, terkumpul 3 ekor kambing yang kemudian disembelih dan didistribusikan menjadi 200 paket daging qurban. Setiap desa menerima 100 paket, masing-masing berisi sekitar 1 kilogram daging, tulangan, dan hati.

Maizul Husna Tanjung, perwakilan dari Laznas Nurul Hayat Medan, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan hewan qurban, tetapi juga mempererat silaturahmi antar komunitas dan masyarakat. "Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi lintas komunitas yang memperkuat hubungan sosial di Sumatera Utara," ujarnya.

Tercatat, sebanyak 13 organisasi yang terlibat dalam kegiatan ini, di antaranya: GRAS, Rumnet YMSA, Permais, BKM Al-Mukhlisin USU, HN-USU, Komunitas Anak Belawan Hijrah, KSEI Fosei USU, Sikkola Rakyat, Rumah Baca Rambutan, HMJ Basastrasia Unimed, CRNTV UINSU, UKM Panahan ATC USU, dan URC SAG Medan.

Selain sedekah daging, Laznas Nurul Hayat juga menyalurkan 7 ekor kambing qurban lainnya, termasuk titipan dari seorang donatur asal Selangor, Malaysia.

Menariknya, distribusi daging kali ini juga mengadopsi prinsip ramah lingkungan sesuai Surat Edaran KLHK Nomor 4 Tahun 2025. Sebagian paket daging dikemas menggunakan besek bambu untuk menggantikan kantong plastik sekali pakai sebagai bagian dari kampanye #KurbanAsikTanpaSampahPlastik.

Tokoh masyarakat Dusun XV Kurandak, Ahmad Mazeni, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak. “Kami sangat bersyukur. Semoga para donatur diberi balasan kebaikan dan pahala yang melimpah,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum GRAS, Nurhabli Ridwan, menuturkan bahwa wilayah penerima daging qurban merupakan kampung-kampung pesisir yang sudah bertahun-tahun tidak tersentuh hewan qurban. “Melalui program ini, kami ingin menghadirkan senyum dan haru, agar saudara-saudara kita yang tinggal di pelosok juga merasakan kebahagiaan Idul Adha,” ungkapnya.

Sebagai Kader Konservasi Alam binaan Balai Besar KSDA Sumut, Nurhabli juga menekankan pentingnya penggunaan bahan ramah lingkungan seperti besek. Menurutnya, momen Idul Adha seharusnya menjadi langkah transformasi menuju praktik ibadah yang tidak hanya suci secara spiritual, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan.

“Qurban tidak harus mencemari alam. Justru, dengan qurban ramah lingkungan, kita bisa meraih keberkahan untuk manusia, hewan, dan bumi,” pungkasnya.

 

 

Komentar