Minggu, 07 Juni 2026 | 17:39
COMMUNITY

TMMS Dukung Santri Jadi Sarjana, Salurkan Beasiswa Calon Ulama

TMMS Dukung Santri Jadi Sarjana, Salurkan Beasiswa Calon Ulama
Dari kiri ke kanan: Ustad Imam Abdullah, B.Sc., M.A., Miftahul Arifin, Joko Prayitno, dan Ketua STAI Al Bahjah Muhamad Saechu, Lc., M.E. (Dok Askara)

ASKARA — Di tengah tantangan zaman yang menuntut pemahaman agama yang kontekstual dan kemampuan akademik yang mumpuni, STAI Al-Bahjah hadir menjawab kebutuhan tersebut. Di bawah naungan Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah yang dipimpin Buya Yahya, kampus ini mengusung visi besar: mencetak sarjana yang sekaligus ulama.

Uniknya, STAI Al-Bahjah menggabungkan kurikulum pendidikan tinggi modern dengan sistem pendidikan pesantren klasik. Mahasiswa tidak hanya belajar Ekonomi Syariah, Manajemen Pendidikan Islam, dan Tadris Matematika, tetapi juga mendalami fikih, akidah, serta teknik dakwah secara intensif.

"Ke depannya, insya Allah kita ingin berkembang menjadi universitas dengan minimal empat fakultas," ungkap Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan & Alumni, Ustad Imam Abdullah, B.Sc., M.A dalam keterangan, Rabu (28/5).

Rencana pengembangan juga menyasar pembukaan program baru seperti Manajemen Haji dan Umroh, Hak Kekayaan Intelektual, multimedia, politeknik, hingga ilmu kesehatan.

Sinergi Korporasi dan Dakwah

Dukungan penuh juga datang dari sektor korporasi. PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (TMMS) melalui Rimba Foundation memberikan beasiswa penuh kepada 20 mahasiswa Al-Bahjah — 10 putra dan 10 putri. Bantuan mencakup seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan kepondokan hingga lulus.

“Dengan beasiswa ini, mahasiswa cukup fokus pada belajar, khidmah, dan pengembangan diri,” jelas Ustad Imam.

Beasiswa ini memberi harapan baru bagi para santri dari keluarga tidak mampu. Miftahul Arifin, penghafal Al-Qur'an 30 juz asal Kuningan, mengaku bisa fokus belajar tanpa memikirkan biaya kuliah. "Yang penting ingin membahagiakan ibu," ujar Arifin haru.

Hal serupa dirasakan Joko Prayitno dari Ngawi, Jawa Timur, yang menemukan STAI Al-Bahjah secara tak sengaja saat browsing. “Tujuan ke sini jauh-jauh, jangan sampai mengecewakan orang tua,” ucapnya.

Komitmen TMMS untuk Pendidikan

CEO TMMS Herryan Syahputra mengatakan dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.

"TMMS tumbuh bersama masyarakat dan stakeholder. Di tengah ketidakpastian global, kami berkomitmen untuk tetap stabil, inovatif, dan bertanggung jawab secara sosial," ujar Herryan.

Melalui digitalisasi, efisiensi ramah lingkungan, serta tanggung jawab sosial seperti beasiswa dan dukungan pesantren, TMMS menunjukkan bahwa perusahaan tambang pun bisa ambil bagian dalam mencetak pemimpin masa depan yang berakhlak dan berilmu.

Kolaborasi STAI Al-Bahjah dan Meranti Group adalah contoh nyata sinergi antara pendidikan dan dunia usaha demi mencetak generasi unggul berlandaskan nilai keislaman yang kuat. 

 

Komentar