Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:09
NEWS

LSM PIKAD Suarakan Sikap Tegas: Lawan Premanisme, Mafia, dan Kejahatan Transnasional

LSM PIKAD Suarakan Sikap Tegas: Lawan Premanisme, Mafia, dan Kejahatan Transnasional
Ketua LSM PIKAD Hironimus Taime (Dok Askara)

ASKARA – Lembaga Swadaya Masyarakat Pijar Keadilan Demokrasi (PIKAD) menyatakan dukungan tegas terhadap langkah-langkah pemberantasan berbagai bentuk kejahatan dan tindakan yang meresahkan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Umum DPP LSM PIKAD, Hironimus Taime, dalam pernyataan resmi pada Minggu (18/5) di Jakarta.

Dalam pernyataan sikapnya, PIKAD menyoroti lima isu besar yang menjadi perhatian serius masyarakat dan bangsa:

1. Pemberantasan Premanisme oleh Ormas atau Kelompok yang Meresahkan
LSM PIKAD mendukung penuh tindakan tegas terhadap aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum ormas atau kelompok tertentu yang mengganggu ketertiban umum di berbagai wilayah Indonesia.

2. Dukung Penuh Pemberantasan Mafia Tanah
PIKAD juga menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada instansi pemerintah serta DPR RI dalam upaya membongkar praktik mafia tanah yang selama ini merugikan masyarakat dan negara.

3. Tindak Tegas Korupsi, Narkoba, dan Perdagangan Organ Manusia
Aparat TNI, Polri, dan penegak hukum didesak untuk terus meningkatkan kerja sama dalam memberantas korupsi, jaringan narkotika, hingga praktik keji perdagangan organ tubuh manusia, termasuk yang melibatkan tenaga kerja asing (TKA) ilegal.

4. Tangani Separatis dan Jaringan Senjata Ilegal
LSM PIKAD memberikan dukungan moral kepada TNI dan Polri dalam menumpas kelompok separatis bersenjata serta jaringan asing yang menyelundupkan senjata otomatis maupun perlengkapan taktis perang yang telah menimbulkan korban jiwa, baik dari pihak aparat maupun masyarakat sipil, khususnya di Papua dan wilayah rawan lainnya.

5. Desak Penegakan Hukum atas Dugaan Kejahatan Minyak Oplosan
PIKAD mendesak agar aparat penegak hukum secara profesional mengusut tuntas kasus dugaan pengoplosan BBM Ron 92 dengan Ron 90 yang diduga melibatkan anak perusahaan PT Pertamina, yakni PT Patra Niaga, sejak tahun 2018 hingga Februari 2025. Kejahatan ini telah merugikan jutaan pengguna kendaraan roda dua dan empat di seluruh Indonesia.

“Ini bentuk komitmen kami sebagai lembaga masyarakat untuk ikut menjaga keadilan, keamanan, dan kedaulatan bangsa dari ancaman internal maupun eksternal,” ujar Hironimus Taime.

Sekretaris Jenderal DPP LSM PIKAD, Saud Mardongan, menambahkan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan semua pihak yang berkomitmen pada penegakan hukum dan keadilan sosial di Indonesia.

Pernyataan ini ditegaskan sebagai bentuk tanggung jawab moral LSM PIKAD dalam mengawal kepentingan rakyat dan menjaga integritas negara dari berbagai ancaman kejahatan dan ketidakadilan.

 

 

Komentar