Minggu, 07 Juni 2026 | 01:16
NEWS

Presiden Prabowo Bentuk Satgas, Akankah Ormas Preman Jadi Mantan?

Presiden Prabowo Bentuk Satgas, Akankah Ormas Preman Jadi Mantan?
Lawam premanisme (Dok Askara)

ASKARA - Setelah lama jadi "penguasa jalanan" dan "juragan proyek", akhirnya nasib ormas-ormas bergaya preman mulai di ujung tanduk. Presiden Prabowo tampaknya udah gak mau lagi lihat negara kalah sama yang berseragam tapi bukan aparat, bersuara keras tapi tanpa mandat rakyat.

Dalam rapat yang katanya serius banget (bukan konten TikTok), Prabowo minta Menko Polkam Jenderal (Purn) Budi Gunawan buat bikin tim khusus. Satgas anti-preman, bro! Tapi tenang, bukan anti-ormas, cuma anti yang suka maksa minta jatah proyek sambil ngopi di warung pakai atribut.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bilang tim ini bakal kerja bareng polisi dan jaksa. Bayangin, preman-preman ini bakal dilawan sama gabungan para jaksa, jenderal, dan menteri. Akhirnya mereka tahu rasanya ditodong balik… pakai surat perintah!

Katanya, tim ini bakal nyisir ormas-ormas yang doyan ngamen pakai ancaman, dari pasar hingga proyek tol. Bukan cuma ormasnya yang disikat, tapi juga oknum-oknum yang doyan nebeng kekuasaan buat ngatur-ngatur yang bukan urusannya.

Masyarakat sih antara optimis dan skeptis. Ada yang bilang, “Bagus dong, akhirnya negara gak takut sama preman.” Tapi ada juga yang nyeletuk, “Yakin itu preman bukan simpatisan partai, Pak?” Waduh, jangan-jangan gini-gini ujungnya saling maaf, terus bubar Zoom Meeting.

Jadi pertanyaannya: apakah ormas preman bakal jadi cerita lama, atau malah ganti nama dan balik lagi pas pilkada? Yang jelas, rakyat cuma pengen satu: aman dari pungli, bebas dari intimidasi, dan nggak harus takut sama yang mengaku-ngaku "jagoan" tapi bawa stempel ormas.

 

 

 

Komentar