Kamis, 18 Juni 2026 | 02:52
COMMUNITY

Inilah Doa dan Harapan Seorang Adik untuk Kardinal Suharyo

Inilah Doa dan Harapan Seorang Adik untuk Kardinal Suharyo
Kardinal Suharyo dan Suster Christina (Dok Askara)

ASKARA – Di tengah keheningan pagi selepas misa di Kapel Regina Pacis, Bogor, Senin (6/5), sebuah percakapan sederhana membawa kedalaman makna iman dan ketulusan hati. Sr. Christina, FMM, adik kandung Kardinal Ignatius Suharyo, menyampaikan harapan dan doanya menjelang konklaf yang akan digelar pada 7 Mei mendatang.

“Semoga Bapa Kardinal selalu diberi kesehatan dan kekuatan,” ucapnya dengan nada lembut. “Dan semoga hatinya senantiasa terbuka pada Roh Kudus, sehingga mampu menangkap kehendak Allah, siapa yang dikehendaki-Nya menjadi pemimpin Gereja universal.”

Sebagai saudari kandung, Sr. Christina mengakui ada harapan manusiawi yang ia pendam, agar sang kakak tetap melayani di Indonesia, bersama umat yang mencintainya.

“Dalam hati kecil saya, saya berharap beliau tidak terpilih. Saya ingin beliau kembali, tetap bersama kami di tanah air,” katanya jujur.

Namun, di balik harapan itu, tersimpan iman yang teguh. “Kalau itu memang kehendak Tuhan, maka saya siap. Kami semua siap. Karena panggilan itu datang dari Allah sendiri, dan kami percaya rencana-Nya selalu yang terbaik.”

Doa dan dukungan dari keluarga, terutama dari seorang adik yang juga menyerahkan hidupnya bagi pelayanan, menjadi bagian yang indah dari perjalanan rohani seorang Kardinal. Dalam keheningan, iman dan kasih bersatu, menjadi persembahan yang tulus kepada Tuhan yang memanggil.

 

 

Komentar