Rabu, 17 Juni 2026 | 20:54
COMMUNITY

PLN dan Warga Kebon Bawang Sepakati Awal Baru Pascapembangunan SUTET

PLN dan Warga Kebon Bawang Sepakati Awal Baru Pascapembangunan SUTET
Tokoh nasional Gema Sasmita dari Dewan Pakar Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) ketika memberikan bantuan (Dok GSN)

ASKARA - Dalam suasana Idulfitri yang penuh kehangatan, warga Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, bersama PT PLN (Persero) menggelar acara halal bihalal dan penyaluran santunan kepada warga terdampak pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 250 warga serta sejumlah tokoh nasional dan pejabat daerah.

Sejumlah pejabat hadir dalam acara tersebut, di antaranya Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Komandan Kodim 0502/JU Kolonel Inf Renny P. Malau, General Manager PLN UID Jakarta Raya Defiar Anis, serta tokoh nasional Gema Sasmita dari Dewan Pakar Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Dalam sambutannya, Gema Sasmita menegaskan pentingnya membangun kembali komunikasi sosial antara rakyat dan negara, khususnya setelah adanya dinamika pembangunan infrastruktur.

"Sekuat-kuatnya tiang listrik berdiri, tidak akan pernah melebihi kekuatan doa warga yang ingin hidup tenteram. Dan sebesar-besarnya anggaran pembangunan, tidak akan pernah lebih berharga daripada kepercayaan rakyat," ujar Gema, dalam keterangan, Sabtu (26/4).

Gema juga mengingatkan bahwa pembangunan harus memperhatikan dimensi sosial dan spiritual masyarakat, bukan sekadar mengejar target teknis.

"Kita boleh protes, demo, bahkan marah, namun jangan pernah kehilangan cinta pada negeri ini. Kita dukung jalannya pemerintahan, termasuk Presiden kita, Pak Prabowo Subianto, dengan sikap kritis namun tetap kolaboratif," tambahnya.

Ketua Panitia, Edy Bahrudin, menyampaikan bahwa acara ini bukan hanya sebagai silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum penting mempererat hubungan antara masyarakat dan PLN.

"Ini adalah awal baru untuk membangun komunikasi yang damai dan bermartabat," ujarnya.

Acara diakhiri dengan doa lintas agama dan santap bersama, sebagai simbol persatuan dan harapan baru.

PLN menegaskan komitmennya untuk terus membangun infrastruktur dengan pendekatan humanis, serta mengedepankan dialog dalam setiap tahapan pembangunan.

 

 

Komentar