Halalbihalal MA Bersama Media, Tegaskan Transparansi dan Etika Hakim
ASKARA - Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) menggelar kegiatan halalbihalal bersama awak media pada Rabu (29/4/2026) di ruang rapat lantai 2 Gedung MA. Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat MA serta jurnalis dari berbagai platform, dengan tujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara lembaga peradilan dan insan pers.
Acara dipandu oleh Kepala Badan Urusan Administrasi (BUA) MA, Dr. Soebandi, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Humas MA. Hadir pula Wakil Bidang Yudisial MA, Suharto, S.H., M.Hum., serta Juru Bicara MA, Dr. Heru Pramono, S.H., M.Hum. Turut hadir Ketua Umum FORSIMEMA Syamsul Bahri, didampingi Ketua Bidang Hukum dan HAM PWI Pusat Barensiagian, serta Ketua Umum Ikatan Wartawan Hukum (IWAKUM) Irfan Kamil bersama sejumlah awak media lainnya.
Dalam sambutannya, Soebandi menegaskan bahwa hubungan yang baik antara MA dan media menjadi kunci dalam mendorong keterbukaan informasi publik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.
Suharto menjelaskan bahwa hakim tidak diperkenankan memberikan komentar pribadi terkait perkara yang sedang atau telah ditangani. Menurutnya, hal ini penting untuk menjaga independensi dan objektivitas peradilan. Ia juga mengungkapkan bahwa MA tengah menyiapkan langkah penguatan sistem persidangan yang lebih transparan dan akuntabel melalui penyusunan tata kelola yang lebih jelas.
Sementara itu, Heru Pramono menyampaikan apresiasi kepada insan pers atas kontribusinya dalam menyampaikan informasi hukum kepada publik. Ia menegaskan pentingnya komunikasi yang terbuka dan responsif antara MA dan media agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.
Dalam sesi diskusi, para jurnalis mengangkat isu perlindungan terhadap wartawan, termasuk kekerasan dan potensi kriminalisasi dalam peliputan kasus-kasus sensitif. Menanggapi hal tersebut, pihak MA menekankan perlunya keseimbangan antara kebebasan pers dan kepatuhan terhadap hukum, serta pentingnya sinergi lintas lembaga untuk memastikan perlindungan jurnalis tetap terjaga.
Melalui kegiatan ini, MA tidak hanya mempererat hubungan dengan media, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun sistem peradilan yang transparan, akuntabel, dan dipercaya publik.

Komentar