Selasa, 14 Juli 2026 | 09:07
NEWS

Paskah dalam Kegelapan Bangsa, Bangkitlah, Jangan Takut!

 Paskah dalam Kegelapan Bangsa, Bangkitlah, Jangan Takut!
Ilustrasi cahaya terang usai kegelapan (Dok Askara)

ASKARA – Paskah 2025 dirayakan dalam suasana kontemplatif oleh umat Kristiani di Indonesia. Bukan hanya mengenang kebangkitan Kristus, tetapi juga merenungi situasi bangsa yang tengah diliputi kegelapan moral dan sosial. Aktivis Gereja Katolik, Dar Edi Yoga, menyuarakan keprihatinan sekaligus harapan dalam peringatan hari suci tersebut.

“Bangsa ini sedang berjalan dalam gelap. Ketika hukum tak lagi jadi panglima, ketika suara rakyat dianggap angin lalu, dan ketika elite lupa pada nurani, itulah saatnya kita bertanya: di mana terang itu?” ujar Dar, yang juga salah satu pendiri Beranda Ruang Diskusi, Minggu (20/4).

Mengutip Injil Matius 28:5-6, ia mengatakan: “Jangan kamu takut... Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit.” Menurutnya, ayat itu bukan hanya penghiburan bagi para murid Yesus, tapi juga seruan kebangkitan bagi bangsa yang sedang kehilangan arah.

“Paskah bukan hanya tentang kemenangan atas maut, tapi juga tentang keberanian untuk melawan ketidakadilan. Kita diajak bangkit, tidak takut, dan menjadi terang di tengah gelap,” tegas Dar.

Ia menambahkan, kegelapan yang menyelimuti Indonesia saat ini bukan karena kurangnya cahaya, melainkan karena terlalu banyak yang memilih untuk memadamkan lilin-lilin harapan.

“Ketika orang baik diam, maka kegelapan berpesta. Maka, di Paskah ini, mari nyalakan kembali api keadilan, nyalakan suara nurani, dan jangan takut untuk berdiri di pihak yang benar,” pungkasnya.

 

Komentar