Ijazah Bung Hatta Dibanggakan di Belanda, Ijazah Jokowi Masih Jadi Tanda Tanya di UGM
ASKARA - Erasmus University Rotterdam di Belanda memberikan penghargaan tinggi kepada proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta. Salah satu gedung di kampus tersebut diberi nama Hatta Building, sebagai bentuk penghormatan atas peran Bung Hatta dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Bung Hatta merupakan alumnus Nederlandsche Handels-Hooge School, cikal bakal Erasmus University, tempat ia menempuh pendidikan ekonomi pada tahun 1921 hingga 1923. Di sanalah Bung Hatta tidak hanya belajar, tetapi juga aktif dalam organisasi mahasiswa Indonesia dan memimpin perjuangan diplomatik melawan kolonialisme Belanda. Ia dikenal sebagai ketua Perhimpunan Indonesia, wadah yang memperjuangkan kemerdekaan lewat jalur intelektual dan pergerakan mahasiswa di Eropa.
Kebanggaan yang ditunjukkan oleh kampus luar negeri itu menjadi kontras dengan sikap Universitas Gadjah Mada (UGM), kampus ternama di tanah air yang hingga kini dinilai belum terbuka soal keberadaan ijazah Presiden Joko Widodo. Meski menjadi almamater sang kepala negara, UGM masih enggan menunjukkan dokumen akademik secara langsung di tengah sorotan publik.
Perbandingan ini memunculkan pertanyaan serius tentang komitmen institusi pendidikan dalam menjaga nilai-nilai transparansi dan integritas. Sementara kampus luar negeri menghormati perjuangan dan jejak alumninya, kampus di dalam negeri justru dinilai tertutup terhadap kejelasan sejarah akademik tokoh penting bangsa.

Komentar