Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:03
OPINI

Dua Kemungkinan Penyebab PDIP Tunda Kongres

Dua Kemungkinan Penyebab PDIP Tunda Kongres
Logo PDI Perjuangan

Oleh: Jamiluddin Ritonga *)


ASKARA - Puan Maharani menyampaikan Kongres PDI Perjuangan (PDIP) bisa mundur dari April tapi tetap di tahun 2025.

Mundurnya Kongres PDIP bisa dilihat dari dua kemungkinan.

Pertama, bisa jadi internal PDIP belum siap dan solid dalam melaksanakan kongres. Belum siap di sini bukan dalam pelaksanaan teknis kongres itu sendiri.

Belum siap di sini bisa berarti konsolidasi di internal dalam menetapkan siapa ketua umum PDIP mendatang. Pilihannya tetap Megawati Soekarnoputri yang menjadi ketua umum atau diturunkan pada Puan Maharani atau Prananda.

Hal itu tampaknya belum ada kesepakatan di internal PDIP, khususnya trah Soekarno. Karena itu, bila dilaksanakan kongres pada April 2025 dinilai akan sangat riskan.

Jadi, menunda kongres kiranya menjadi pilihan terbaik. Perpecahan di internal partai, khususnya trah Soekarno, dapat diminimalkan.

Dua, PDIP tampaknya masih melihat adanya gangguan dari eksternal bila dilaksanakan April 2025. Gangguan itu bisa saja pihak luar dengan menggunakan internal untuk menggagalkan kongres.

Indikasi itu terlihat karena ada suara-suara di internal yang tidak menghendaki Megawati kembali menjadi ketua umum. Pihak internal ini kiranya perpanjangan tangan dari pihak eksternal yang menginginkan kongres PDIP gagal.

Hal itu kiranya yang diantisipasi PDIP hingga kongres ditunda. PDIP ingin memastikan kongres nantinya akan sesuai dengan agenda, termasuk ketua umum yang diinginkan.

Dengan begitu, PDIP memastikan kongres tidak mendapat gangguan dari eksternal. PDIP juga ingin memastikan ketua umum terpilih nantinya sesuai skenario trah Soekarno.


*) Penulis adalah Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul dan Dekan Fikom IISIP 1996-1999

Komentar