Romo Letkol Tituler (Purn) Suto Dirawat di ICU, Umat Diminta Doa
ASKARA — Kabar kurang menggembirakan datang dari Keuskupan Agung Jakarta. Romo Sutopanitro, imam diosesan tertua di Keuskupan tersebut, saat ini sedang menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, sejak Jumat siang (11/4). Kondisinya dilaporkan tidak terlalu baik. Umat pun diminta untuk mendoakan kesembuhan beliau.
Romo Stanislaus Sutopanitro, lahir di Klaten pada 16 Mei 1934 dan ditahbiskan sebagai imam pada 2 Juli 1963 di Yogyakarta. Selama masa pengabdiannya, ia dikenal luas sebagai pastor yang melayani di lingkungan ketentaraan, tepatnya di TNI-AL, mulai dari tahun 1963 hingga 1992.
Romo Suto juga sempat menjabat sebagai Wakil Uskup ABRI (kini TNI dan Polri), sejak masa kepemimpinan Kardinal Yustinus Darmoyuwono hingga Kardinal Julius Darmaatmadja SJ. Dalam penugasannya di lingkungan militer, Romo Suto menerima gelar pangkat titular Letnan Kolonel, sebagaimana lazimnya pastor yang bertugas di ABRI saat itu.
Menariknya, ketika mewakili salah satu Kepala Staf TNI dalam kunjungan ke luar negeri, Romo Suto sempat diberi pangkat bintang dua. Namun, sistem pemberian pangkat semacam ini sudah dihapuskan sejak masa reformasi militer yang digagas oleh Jenderal (Alm.) Leonardus Benny Moerdani.
Kini, umat Katolik di Keuskupan Agung Jakarta dan seluruh Indonesia diajak untuk bersatu dalam doa, memohon kesembuhan dan kekuatan bagi Romo Suto dalam masa sulit ini.

Komentar