PAPERA Desak Pemerintah Segera Stabilkan Harga Minyak Goreng
ASKARA – Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA) mendesak Kementerian Perdagangan untuk segera mengambil langkah konkret dalam menstabilkan harga minyak goreng yang masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua PAPERA, Wilfridus Yons Ebit, berdasarkan hasil survei timnya di sejumlah pasar.
“Berdasarkan arahan Ketua Umum PAPERA, Don Muzakir, kami terus memantau harga kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng. Dari hasil survei, kami menemukan bahwa harga minyak masih dijual di atas ketetapan pemerintah. Ini tentu merugikan masyarakat, terutama golongan menengah ke bawah,” ujar Wilfridus Yons Ebit, Senin (10/3).
Salah satu temuan PAPERA adalah harga Minyakita, yang seharusnya dijual sesuai HET, justru banyak ditemukan dengan harga lebih tinggi. Bahkan, beberapa produk Minyakita memiliki isi kurang dari satu liter per kemasan, yang semakin merugikan konsumen.
Hal ini sejalan dengan pernyataan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang mengungkap adanya produsen nakal yang telah disegel oleh kepolisian karena memainkan stok dan harga minyak goreng. Pemerintah menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada mafia pangan, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran.
Wilfridus menegaskan bahwa PAPERA akan terus melakukan pengecekan di pasar secara berkala. “Kenaikan harga yang tidak terkendali dapat berdampak buruk terhadap daya beli masyarakat dan kestabilan ekonomi. Kami meminta Kementerian Perdagangan segera mengambil kebijakan strategis agar harga minyak kembali stabil,” katanya.
Sebagai upaya menekan lonjakan harga, pemerintah melalui Wakil Menteri Pertanian Sudaryono telah menggelar operasi pasar di 1.050 gerai Kantor Pos. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau serta memastikan distribusi berjalan lancar.
“Kami mengapresiasi langkah pemerintah yang hadir di tengah masyarakat lewat operasi pasar. Ini langkah positif untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga,” tambah Wilfridus.
Sebagai organisasi sayap Partai Gerindra, PAPERA berkomitmen untuk terus mengawal harga kebutuhan pokok dan memastikan kepentingan pedagang serta masyarakat tetap terlindungi. “Kami siap bekerja sama dengan pemerintah dan pihak terkait dalam menjaga stabilitas harga di pasar,” tutupnya.

Komentar