Kamis, 18 Juni 2026 | 03:47
NEWS

Misteri Gunung Padang: Peradaban Tertua Dunia ini Akan Disingkap

Misteri Gunung Padang: Peradaban Tertua Dunia ini Akan Disingkap
Citra radar isi Gunung Padang (Dok TTRM Gn. Padang)

ASKARA – Setelah belasan tahun mengusulkan kelanjutan penelitian di situs Gunung Padang, arkeolog Universitas Indonesia, Ali Akbar, menyampaikan kabar positif mengenai masa depan situs tersebut. Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha mengunjungi situs Gunung Padang pada 31 Desember 2024 dan langsung menyatakan bahwa penelitian harus dilanjutkan.

Dalam diskusi publik yang berlangsung pada 11 Februari 2025, Menteri dan Wakil Menteri Kebudayaan turut hadir dan menyimak jalannya diskusi dari awal hingga akhir. Pada kesempatan tersebut, Ali Akbar memaparkan rencana penelitian serta mengusulkan pemugaran situs bersejarah tersebut. Menanggapi hal itu, Menteri Kebudayaan menegaskan bahwa pemugaran situs Gunung Padang memang diperlukan.

Gunung Padang sendiri merupakan situs megalitikum yang terletak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Situs ini dikenal sebagai kompleks struktur batu tertua yang pernah ditemukan di Indonesia, bahkan diduga lebih tua dari Piramida di Mesir. Gunung Padang menjadi daya tarik bagi para peneliti dan arkeolog karena adanya indikasi bahwa struktur ini merupakan hasil peradaban kuno yang memiliki teknologi pembangunan yang canggih pada masanya. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengungkap asal-usul serta fungsi dari situs ini, termasuk kemungkinan bahwa bangunan ini merupakan bagian dari peradaban yang lebih maju daripada yang selama ini diketahui.

“Saya sudah menyerahkan dua buku kepada Menteri Kebudayaan. Buku pertama berisi hasil riset yang telah dilakukan dan usulan penelitian lanjutan. Buku kedua membahas pelestarian dan pengelolaan, termasuk pemugaran. Semoga buku ini bisa menjadi panduan bagi siapa pun yang terlibat dalam penelitian dan pelestarian situs Gunung Padang,” ujar Ali Akbar, Sabtu (22/2).

Ali Akbar juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak harus terlibat langsung dalam proses lanjutan penelitian dan pemugaran ini. Ia menyatakan ingin beristirahat dari penelitian lapangan setidaknya selama sebulan menjelang bulan Ramadhan.

Sebagai bentuk apresiasi, Ali Akbar mengucapkan terima kasih kepada Menteri dan Wakil Menteri Kebudayaan, rekan-rekan media, serta masyarakat sekitar situs Gunung Padang yang telah mendukung upaya pelestarian situs tersebut.

Dengan adanya dukungan pemerintah, diharapkan penelitian dan pemugaran situs Gunung Padang dapat berjalan dengan baik dan memberikan pemahaman lebih dalam mengenai sejarah peradaban di Indonesia.

 

 

Komentar