Pramono: Mohon Kawal Saya, Tapi Jangan Mengharapkan Sesuatu
ASKARA – Suasana optimisme dan harapan besar terasa dalam acara syukuran yang diinisiasi oleh Bapak Nyoman, mempertemukan jejaring relawan dengan Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono, di Rumah Sarwono pada Senin, 3 Februari 2025. Tak kurang dari 17 perwakilan relawan turut hadir, di antaranya ASJB (Alumni SMA Jakarta Bersatu), Pijar, Gerab (Gerakan Relawan Bhinneka), GUE PL (Pangudi Luhur), Jakarta Kite, Grup IMI, dan Top Gun.
Dalam sambutan singkatnya, Pramono—yang hadir tanpa didampingi Wakil Gubernur Rano Karno—menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan relawan dan masyarakat yang telah mengantarkannya memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2024 dalam satu putaran. Ia juga berharap para relawan terus mengawal jalannya pemerintahan agar program-program dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
“Dalam program kerja 100 hari, saya ingin memprioritaskan pembenahan administrasi agar pelaksanaan di lapangan lebih mudah. Ini mencakup, misalnya, program KJP dan PPSU. Saya juga ingin mendorong UMKM agar lebih berperan,” ujar Pramono.
Pernyataan tersebut disambut beragam tanggapan dari peserta. Ketua Bidang Keanggotaan ASJB, Darma, menilai program yang dirancang Pramono sangat ideal dan menjadi harapan warga Jakarta. Ia menekankan pentingnya pengawalan agar program berjalan sesuai harapan tanpa penyelewengan.
“Selain memperbanyak taman kota, menyederhanakan birokrasi, dan mempermudah persyaratan operasional, masalah polusi udara yang tinggi juga perlu diperhatikan,” kata Darma.
Ia berharap Pramono memperbanyak sarana transportasi massal, meningkatkan kualitas trotoar pejalan kaki, serta menambah jalur sepeda agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman dan aman.
Pramono mengakui bahwa awalnya ia tidak berencana mencalonkan diri, namun berkat dorongan relawan, dirinya berhasil memenangkan Pilkada dalam satu putaran. Untuk itu, ia meminta para relawan tetap mendukung pemerintahannya.
“Mohon kawal saya, tapi jangan mengharapkan sesuatu,” tandas Pramono.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum ASJB, RA Jeni Suryanti, menyatakan kesiapan relawan dalam mengawal kebijakan dan program gubernur terpilih agar persoalan warga Jakarta dapat dituntaskan.
“Rencana penambahan KJP dari Rp520.000 menjadi Rp550.000 harus dipastikan tepat sasaran dan transparan, dengan tanggung jawab di tiap kecamatan. Saya juga mendukung sarapan gratis bagi siswa yang dikelola kantin sekolah dengan kurasi Dinas Kesehatan. Selain itu, pemutihan ijazah, kemudahan persyaratan PPSU, revitalisasi taman 24 jam dengan CCTV, penambahan feeder transportasi publik, serta peningkatan fasilitas pejalan kaki dan pesepeda juga perlu diperhatikan agar lebih aman dan nyaman,” ujar Jeni.

Komentar