Dr.Pigoselpi Anas: Potensi Laut Indonesia Luar Biasa, Harus Dikelola dengan Bijak
ASKARA - Laut Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, dan jika dikelola dengan bijak dan berkelanjutan, bisa menjadi pendorong utama dalam pembangunan ekonomi dan kemakmuran bangsa. Oleh karena itu, sudah saatnya kita bersama-sama menjaga laut kita, dengan melakukan konservasi, pemeliharaan ekosistem, dan pengelolaan sumber daya kelautan yang bertanggung jawab.
Demikian disampaikan akademisi dan praktisi di bidang kelautan, perikanan, dan sumber daya alam, Dr. Pigoselpi Anas dari akun Instagram Nia Naser, dikutip Senin (23/12).
"Indonesia memiliki sumber daya kelautan yang sangat kaya dan beragam, yang jika dikelola dengan baik, akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi negara dan masyarakat," ujar dosen keanekaragaman hayati laut program studi Pasca Sarjana Politeknik Ahli Usaha Perikanan itu.
Indonesia sebagai Negara Maritim, ungkapnya, memiliki lebih dari 17.000 pulau dan garis pantai yang panjangnya mencapai lebih dari 80.000 kilometer, Laut Indonesia tidak hanya membentang dari Sabang hingga Merauke, tetapi juga menghubungkan berbagai pulau besar dan kecil yang menjadi jantung perekonomian dan budaya bangsa.
"Lautan Indonesia adalah sumber daya alam yang sangat besar, dari perikanan, energi terbarukan, pariwisata bahari, hingga biota laut yang kaya akan potensi sumber daya laut yang luar biasa," tegasnya.
Dr. Pigoselpi Anas menekankan bahwa sumber daya kelautan Indonesia memiliki potensi yang sangat tinggi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Beberapa sektor yang memiliki potensi besar di sektor kelautan antara lain:
Pertama, Perikanan dan Akuakultur: Indonesia adalah salah satu negara penghasil ikan terbesar di dunia. Dengan pengelolaan yang baik, sektor perikanan dan budidaya laut bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian negara. "Laut Indonesia menyimpan keanekaragaman hayati yang luar biasa, termasuk berbagai jenis ikan, kerang, dan biota laut lainnya," tuturnya.
Kedua, Energi Terbarukan: Laut juga menawarkan potensi untuk pengembangan energi terbarukan seperti tenaga ombak dan tenaga angin laut. Indonesia yang terletak di kawasan Cincin Api Pasifik juga memiliki potensi untuk pengembangan energi geotermal laut yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi yang ramah lingkungan.
Ketiga, Pemberdayaan Masyarakat Pesisir: Masyarakat pesisir yang bergantung pada sumber daya kelautan harus dilibatkan dalam pengelolaan dan perlindungan sumber daya laut. Pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat pesisir sangat penting agar mereka dapat mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan dan mendapatkan manfaat ekonomi tanpa merusak lingkungan.
Keempat, Pengawasan dan Penegakan Hukum: Pengelolaan kelautan yang baik juga memerlukan pengawasan yang ketat dan penegakan hukum terhadap praktik-praktik ilegal seperti penangkapan ikan dengan cara destruktif, penambangan ilegal, dan perusakan ekosistem laut lainnya. Semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, harus bekerja sama untuk menjaga kelestarian laut.
Mengapa Kita Harus Menjaga Laut Kita? Dr. Pigoselpi Anas memaparkan, laut Indonesia bukan hanya sumber daya alam, tetapi juga merupakan warisan yang harus dijaga untuk generasi mendatang. Beliau juga mengingatkan bahwa jika kita tidak menjaga laut kita dengan baik, maka kita akan kehilangan potensi besar yang bisa mendukung kesejahteraan bangsa ini. Kerusakan ekosistem laut dapat berdampak pada kesehatan lingkungan, keamanan pangan, dan ketahanan ekonomi negara.
“Jika sumber daya kelautan kita dikelola dengan baik, itu akan mendatangkan keputusan luar biasa bagi negara kita. Kita harus menjaga laut kita dengan serius, melakukan konservasi dan perlindungan yang tepat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan sumber daya laut,” ujar Doktor (Ph.D) di bidang yang berkaitan dengan kelautan dan perikanan itu.
Dr. Pigoselpi Anas menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan laut Indonesia akan memberikan dampak positif yang luar biasa, tidak hanya bagi generasi sekarang, tetapi juga bagi generasi yang akan datang. "Mari kita jaga laut kita, demi masa depan yang lebih baik dan lebih sejahtera bagi bangsa Indonesia," imbuh istri dari Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, seorang ahli kelautan yang juga merupakan anggota Komisi IV DPR RI.
Prof. Rokhmin Dahuri dikenal sebagai tokoh penting dalam bidang kelautan dan perikanan, serta sebagai pemikir yang berperan dalam mengembangkan ekonomi biru dan ekonomi hijau di Indonesia.

Komentar