IDAQU Dan Kemenag RI Kerjasama Adakan Dialog Lintas Agama “Gebyar Toleransi 2024"
ASKARA. Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta, bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), menyelenggarakan Gebyar Toleransi 2024 di Hotel Pakons Prime, Kota Tangerang. Acara ini mengusung tema besar “Sinergi Lintas Agama dalam Merajut Kebhinekaan” dan menjadi ajang dialog lintas agama yang menghadirkan tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang keagamaan.
Turut hadir tiga narasumber utama yang mewakili agama-agama besar di Indonesia. Mohamad Mualim, Lc., M.A., mewakili agama Islam. Dr. Gandi Wibowo, M.Th. mewakili agama Kristen, sedangkan Liem Liliany Lontoh, S.Pd.,S.E., M.Ag., mewakili agama Konghucu.
Diketahui ketiga narasumber mengupas tema besar acara dengan menyoroti peran agama dalam memperkuat harmoni dan kerukunan dalam masyarakat. Dialog yang berlangsung interaktif ini memungkinkan semua peserta untuk berbagi pandangan tentang pentingnya toleransi dalam menjaga keberagaman Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut Rektor IDAQU, Dr. Muhammad Anwar Sani, S.Sos.I., M.E. yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap upaya-upaya dialog lintas agama ini.
"Kegiatan seperti ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antaragama. IDAQU berkomitmen menjadi bagian dari solusi untuk memupuk kebhinekaan dan memperjuangkan harmoni dalam masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu Liem Liliany Lontoh mengatakan agama Khonghucu menekankan keseimbangan dan kesederhanaan, menghindari ekstrimisme dan mempromosikan toleransi.
"Membangun harmonisasi sosial dan kepercayaan antar agama,"urainya.
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk akademisi, tokoh agama, dan generasi muda. Kegiatan ini menjadi langkah nyata IDAQU bersama Kemenag RI dalam mempromosikan toleransi dan memperkuat nilai kebhinekaan di tengah tantangan keberagaman yang dihadapi bangsa.
Melalui kolaborasi yang kuat, IDAQU berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membangun Indonesia yang inklusif, toleran, dan penuh harmoni. Gebyar Toleransi 2024 menjadi salah satu wujud nyata kontribusi IDAQU dalam mendukung dialog dan sinergi lintas agama di Indonesia.(han)

Komentar