Kamis, 18 Juni 2026 | 04:22
NEWS

Gunung Lewotobi Meletus, 10 Korban Meninggal Dunia

Gunung Lewotobi Meletus, 10 Korban Meninggal Dunia
Petugas tengah melakukan evakuasi korban letusan gunung berapi (Dok Basarnas)

ASKARA - Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi pada Senin (4/11/2024) dinihari sekitar pukul 00.05 WITA. Erupsi yang memasuki level IV tersebut mengeluarkan lava pijar, hujan material berupa bongkahan bebatuan, kerikil, serta semburan abu vulkanik yang menyebar hingga radius 7 kilometer. Dampaknya, beberapa permukiman warga serta infrastruktur di sekitar wilayah tersebut mengalami kerusakan parah.

Hingga siang ini, tim SAR telah mengevakuasi 10 jenazah dan mengungsikan ribuan warga yang terdampak. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere, Supriyanto Ridwan, menyampaikan bahwa tim SAR gabungan dari Flores Timur masih bersiaga dan terus melakukan pencarian korban di area sekitar Gunung Lewotobi, terutama di permukiman warga yang terkena dampak langsung letusan.

“Tim SAR masih melaksanakan operasi pencarian di kawasan-kawasan yang kami curigai terdapat korban di reruntuhan bangunan rumah,” jelas Supriyanto dalam keterangan, Senin (4/11).

Menurutnya, akses menuju permukiman warga di lereng gunung mengalami hambatan. Banyak pohon tumbang serta jalur yang dipenuhi debu vulkanik menghalangi jalan menuju lokasi.

Selain itu, potensi banjir lahar dingin dari sungai-sungai berhulu di puncak Gunung Lewotobi menjadi ancaman tambahan, terutama jika hujan turun. Daerah yang rawan terdampak di antaranya adalah Dulipali, Padang Pasir, dan Nobo.

“Komunikasi dan koordinasi intensif dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur maupun Kabupaten Flores Timur terus kami lakukan guna menanggulangi bencana ini,” pungkas Supriyanto.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan evakuasi dari pihak berwenang.

 

 

Komentar