PB FOBI Apresiasi Prestasi Atlet Daerah
ASKARA - Pengurus Besar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (PB FOBI) Apresiasi prestasi para atlet daerah di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI. Kemenangan tidak hanya didominasi oleh daerah tertentu. Kalimantan Utara menjadi salah satu daerah yang berhasil medali emas.
“Pelaksanaan Cabor Barongsai yang pertama kali diadakan di PON sangat sukses. Tentunya ini berkat kerja keras seluruh pihak yang selama ini membantu agar bisa terlaksana dengan baik. Saya secara khusus berterima kepada pemerintah, Ketua KONI Pusat Letnan Jenderal TNI (Purn.) Marciano Norman, tuan rumah baik Aceh maupun Sumatera Utara, dan seluruh panitia PON atas kerja kerasnyasehingga semuanya bisa berjalan dengan baik”, ujar Edy Kusuma, Ketua Umum PB FOBI, Sabtu (14/9). Pertandingan barongsai di PON XXI diselenggarakan di Martial Arts Arena, Deli Serdang, 4-8 September.
Tim Barongsai Kalimantan Utara mempersembahkan medali emas pertama untuk daerah mereka di PON XXI. Usai meraih kemenangan di nomor pertandingan barongsai taolu bebas, mereka bersilahturahmi dengan jajaran pengurus Pengurus Besar Federasi Olahraga Barongsai (FOBI) di Jakarta.
Dalam pertemuan itu, Edy didampingi oleh Arifin Himawan selaku Sekjen dan Hasan Karman selaku Ketua Harian. Beberapa pengurus lainnya juga datang untuk mengapresiasi tim barongsai Kalimantan Utara.
Edy mengungkapkan bahwa dirinya sangat terharu dan bangga melihat para atlet yang beraksi di pesta olahraga nasional yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Dia berharap para atlet barongsai dapat terus semangat untuk meraih prestasi.
“Tetap semangat, ukir prestasi di event-event nasional, internasional, dan tingkat dunia,” ujarnya. Menurutnya, keberhasil Kalimantan Utara meraih emas di cabor ini menjadi salah satu bukti bahwa prestasi dan kinerja anggota FOBI tidak hanya mendominasi dan berpusat di daerah tertentu, tapi sudah merata di seluruh Indonesia.
Selain di PON XXI, tim Sumatera Barat dan Banten juga berhasil menjadi juara di kejuaraan internasional Piala Presiden RI pada pertengahan Mei lalu. “Ini bukti bahwa daerah yang mau bekerja keras pasti bisa mencapai prestasi terbaik,” kata Edy.
PB FOBI terus berkomitmen untuk mengembangkan olahraga Barongsai di Indonesia. Selain akan menggelar berbagai kejuaraan nasional dan internasional, mereka juga akan mempersiapkan diri untuk PON XXII yang akan diselenggarakan di dua provinsi, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat pada tahun 2028.
Barongsai untuk pertama kalinya resmi menjadi cabang olahraga (cabor) di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024. Penetapan ini menandai pengakuan resmi terhadap barongsai, tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai olahraga yang mengandung nilai sportivitas. Keputusan ini menjadi momen bersejarah bagi Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI), yang berhasil membawa Barongsai ke panggung nasional.

Komentar