Rabu, 22 Juli 2026 | 23:08
COMMUNITY

Keuskupan Timika Berduka, Pastor Yustinus Rahangiar Tutup Usia

Keuskupan Timika Berduka, Pastor Yustinus Rahangiar Tutup Usia
Pastor Yustinus Rahangiar ketika di Paroki Santo Mikael, Intan Jaya (Dok Fernando)

ASKARA - Keuskupan Timika tengah berduka setelah Pastor Yustinus Rahangiar, Pr, yang dikenal karena dedikasinya terhadap kemanusiaan di wilayah konflik Papua, meninggal dunia. Pastor Yustinus berpulang pada Jumat, 6 September 2024, sekitar pukul 09.15 WIT di Rumah Sakit Provita, Jayapura, Papua, dengan meninggalkan jejak pelayanan yang mendalam bagi masyarakat Papua, terutama di daerah-daerah yang rawan konflik.

Jenazah Pastor Yustinus disemayamkan di Seminari Tinggi Interdiosesan Yerusalem Baru, Abepura, Jayapura. Sambutan penuh duka dari para frater dari lima keuskupan turut mengiringi kedatangan jenazah almarhum di seminari tersebut. Suasana penuh khidmat dan haru mewarnai momen ini, sebagai penghormatan terakhir bagi sang pastor.

Pada Sabtu, 7 September 2024, jenazah Pastor Yustinus diberangkatkan dari Jayapura menuju Timika. Di Timika, jenazah disemayamkan di Gereja Paroki St. Sisilia SP2, tempat beliau pernah melayani. Umat paroki dan masyarakat setempat turut hadir dalam upacara penghormatan yang diadakan untuk mengenang jasa-jasa almarhum.

Keesokan harinya, Minggu, 8 September, setelah misa kedua di Gereja Paroki St. Sisilia, jenazah dipindahkan ke Gereja Katedral Timika Raja Timika. Di sana, berbagai rangkaian doa dan penghormatan terakhir dilakukan oleh umat serta para pastor yang pernah bekerja sama dengan Pastor Yustinus.

Setelah Misa Requiem yang berlangsung di Gereja Katedral pada Senin, 9 September, ribuan umat mengiringi perjalanan terakhir Pastor Yustinus. Jenazah almarhum diantar menuju tempat peristirahatan terakhir di pemakaman para imam diosesan yang terletak di kompleks Keuskupan, Jalan Cenderawasih, SP2 Timika.

Kepergian Pastor Yustinus meninggalkan duka yang mendalam bagi seluruh umat Katolik di Papua, terutama di Paroki Santo Mikael, Intan Jaya, Keuskupan Timika. Jasa-jasa dan pengabdian beliau dalam melayani masyarakat di daerah konflik akan selalu dikenang sebagai wujud pengorbanan yang tulus.

 

 

Komentar