Aliansi Anambas Menggugat Rencanakan Aksi Besar di Jakarta dan Anambas
ASKARA - Aliansi Anambas Menggugat (ALAM) tengah mempersiapkan aksi protes besar sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan yang mereka rasakan selama bertahun-tahun akibat keberadaan perusahaan migas di Kabupaten Anambas. Eko Pratama, seorang aktivis mahasiswa asal Anambas, menyerukan seluruh mahasiswa dan pemuda Anambas di Jakarta untuk bergabung dalam demonstrasi serentak pada 18 September 2024 di Matak Base, Anambas, dan Kantor Pusat Medco di Jakarta.
Eko Pratama menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi masyarakat Anambas yang terpinggirkan oleh perusahaan besar seperti PT Medco E&P Natuna Indonesia, PT Star Energi, dan Harbour Oil Limited.
"Ketimpangan sosial di Anambas semakin tak tertoleransi, di mana perusahaan-perusahaan ini gagal memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal," kata Eko dalam keterangan tertulis, Selasa (10/9).
Kritik terhadap transparansi program CSR juga dilontarkan oleh Eko. Ia menyoroti bahwa program-program tersebut tidak melibatkan kebutuhan masyarakat, serta minimnya dukungan terhadap pelaku UMKM lokal yang seharusnya bisa berkembang dengan adanya perusahaan-perusahaan migas tersebut.
Eko juga menegaskan pentingnya perhatian khusus dari pemerintah pusat dalam pembagian dana bagi hasil migas, mengingat posisi strategis Anambas sebagai wilayah perbatasan. Ia mengajak pemuda Anambas untuk bersatu dan turun ke jalan pada 18 September sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan yang terus terjadi.
Melalui aksi ini, ALAM berharap bisa menarik perhatian serius dari pemerintah, SKK Migas, dan perusahaan-perusahaan terkait, agar permasalahan yang mereka suarakan bisa segera mendapatkan solusi.

Komentar