Wapres Bertolak ke Mamuju untuk Saksikan Pengukuhan KDEKS Provinsi Sulawesi Barat
ASKARA - Selaku Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin kerap turun langsung ke daerah untuk mengawal pembentukan sekaligus memantau kinerja Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS).
Menggunakan Pesawat Kepresidenan Boeing 737-400 TNI AU, Wapres ditemani Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Bandar Udara (Bandara) Tampa Padang Mamuju, Sulawesi Barat untuk menyaksikan pengukuhan KDEKS Provinsi Sulawesi Barat. pada Selasa (21/5/2024) pukul 13.00 WIB/14.00 WITA.
Setelah menempuh penerbangan sekitar 2 jam 25 menit, Wapres diperkirakan tiba di Bandara Tampa Padang sekitar pukul 16.25 WITA. Kedatangan Wapres dan rombongan, rencananya akan disambut Pj. Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin beserta segenap Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Barat. Usai beristirahat sejenak, Wapres dan rombongan kemudian beranjak ke penginapan untuk bermalam.
Pada keesokan harinya, Rabu (22/05/2024) pukul 10.30 WITA, Wapres diagendakan menghadiri acara Pengukuhan KDEKS Provinsi Sulawesi Barat di Hotel Grand Maleo Mamuju, Jl. Yos Sudarso No. 51, Kabupaten Mamuju.
Dengan ini, KNEKS terus mengepakkan sayapnya di daerah melalui pembentukan KDEKS. Pembentukan KDEKS merupakan langkah strategis guna memperkuat dan memperluas arus baru ekonomi dan keuangan berbasis syariah yang tengah gencar dikembangkan Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin.
Mendampingi Wapres dalam acara ini diantaranya Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W. S., Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas, Tim Ahli Wapres Farhat Brachma dan Syukriansyah S. Latief, serta Plt. Direktur Eksekutif KNEKS Taufik Hidayat. (EP/AS-BPMI Setwapres)

Komentar