Indonesia Tuan Rumah World Water Forum 2024: Ajang Internasional yang Menggugah Sektor Air dan Pariwisata
ASKARA - Selain menjadi tuan rumah event dunia 2nd UN Tourism Conference on Women Empowerment in Tourism, Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah forum air internasional terbesar di dunia, yakni World Water Forum. Rencananya, World Water Forum 2024 akan diselenggarakan di Bali pada 18-25 Mei 2024.
World Water Forum adalah forum internasional yang membahas isu-isu air secara global. Event ini diadakan oleh World Water Council (WWC) atau Dewan Air Dunia. Forum ini menjadi pertemuan terbesar yang fokus pada kebijakan tata kelola air dan sanitasi dunia.
World Water Forum pertama kali digelar pada 1997 di Kota Marrakesh, Maroko. Setelah itu, forum ini rutin diadakan setiap tiga tahun sekali di berbagai negara, termasuk Belanda, Jepang, Meksiko, Turki, Prancis, Korea Selatan, Brazil, dan Senegal. Indonesia, yang menjadi tuan rumah World Water Forum ke-10, adalah negara pertama di Asia Tenggara yang dipercaya menggelar forum ini.
Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah World Water Forum 2024 menjadi kebanggaan tersendiri. Forum ini akan fokus pada isu konservasi air, akses air bersih dan sanitasi, ketahanan pangan dan energi, serta mitigasi bencana alam. Selain itu, Indonesia akan membawa tiga misi khusus: Center of Excellence on Water and Climate Resilience, pengelolaan air terpadu di pulau-pulau kecil, dan penetapan World Lake Days atau Hari Danau Sedunia.
Pentingnya World Water Forum bagi Sektor Pariwisata
Berlansungnya World Water Forum 2024 di Bali diharapkan menjadi momentum penting bagi sektor pariwisata Indonesia. Forum ini diharapkan dapat mendorong kolaborasi global untuk menjaga keberlangsungan sumber daya air. Salah satu tujuan forum ini adalah percepatan target Sustainable Development Goals (SGDs) terkait akses air bersih dan sanitasi layak.
Terpilihnya Bali sebagai tuan rumah World Water Forum 2024 juga diharapkan mendorong inovasi dalam teknologi pengelolaan air berkelanjutan. Bali, dengan sistem Subak yang diakui UNESCO sebagai warisan dunia, menjadi contoh nyata pengelolaan air yang baik.
Event Pendukung World Water Forum 2024
Untuk mendukung kesuksesan World Water Forum 2024, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyiapkan serangkaian acara pendukung. Salah satunya adalah prosesi melukat, yang memiliki makna spiritual mendalam bagi masyarakat Bali dan sejalan dengan prinsip Tri Hita Karana.
Selain itu, Kemenparekraf/Baparekraf bekerja sama dengan Jejak.in untuk menawarkan paket perhitungan emisi karbon yang dikeluarkan delegasi selama perjalanan ke Bali melalui carbon footprint. Juga akan digelar Indonesia Pavilion dengan teknologi Virtual Reality (VR), paket wisata low carbon, fair dan expo, serta pameran produk ekonomi kreatif lokal.
Dengan berbagai persiapan dan acara pendukung tersebut, diharapkan World Water Forum 2024 tidak hanya sukses dalam membahas isu-isu air global, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Komentar