Rabu, 17 Juni 2026 | 22:07
NEWS

Harmonizing Creativity: The Graphic Design Journey of Hilario Agung Sulaksono

Harmonizing Creativity: The Graphic Design Journey of Hilario Agung Sulaksono
Ilustrasi graphic design (Dok Freepik)

Oleh: Fawwaz Hanis Radika Putra

Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB

ASKARA - Hilario Agung Sulaksono, lahir pada tanggal 14 Februari 1992 di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, dari pasangan Hj. Suyitno dan Hjh. Jula Eha, merupakan nama yang identik dengan inovasi dan kreativitas di bidang desain grafis. Perjalanannya, yang ditandai dengan kemenangan dan tantangan, merupakan bukti dedikasinya yang tak tergoyahkan terhadap keahliannya dan upayanya yang tiada henti untuk mencapai keunggulan.7

Hilario atau yang kerap di panggil Iyo sejak masa pertumbuhannya di Telkom University, di mana ia mengambil jurusan Desain Produk dan lulus pada tahun 2016, Hilario menunjukkan bakat desain yang akan menjadi landasan bagi kariernya yang luar biasa. Selama masa kuliahnya, ia mulai mengasah keterampilannya dan menumbuhkan pemahaman mendalam tentang titik temu antara seni dan fungsionalitas.

Salah satu penghargaan pertama yang diraih Hilario adalah dianugerahi juara pertama bidang desain kemasan makanan etnik di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung. Prestasi ini tidak hanya menunjukkan bakatnya tetapi juga menjadi batu loncatan untuk kesuksesan di masa depan.

Selama perjalanan karirnya, portfolio Hilario terus berkembang pesat, menunjukkan keberagaman proyek yang ia tangani dengan gemilang. Mulai dari mendesain jersey untuk pertandingan futsal nasional dibawah naungan brand Aparel Double D Active Wear hingga menciptakan sampul buku untuk institusi terkemuka seperti Universitas Pendidikan Indonesia, ia telah menorehkan jejak yang mengagumkan dalam dunia desain grafis. Kemampuannya untuk menggabungkan elemen-elemen budaya dengan estetika kontemporer secara harmonis telah memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Dengan prestasi-prestasi ini, Hilario telah menjelma sebagai pelopor dalam bidang desain grafis, menjadi inspirasi bagi banyak orang di sepanjang perjalanannya.

Tidak hanya mencapai kesuksesan yang luar biasa dalam karirnya, Hilario juga terus memperluas cakupan pengaruhnya di dunia desain. Melalui proyek-proyeknya yang inovatif dan terobosan, ia terus menetapkan standar baru dalam industri ini. Dengan komitmennya terhadap kualitas dan kreativitas yang tak terbatas, Hilario telah mengukir reputasi yang solid dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin pendapat dalam komunitas desain global. Dengan visi yang jelas dan semangat yang tak tergoyahkan, ia melangkah maju menuju masa depan yang cerah, siap untuk mengeksplorasi potensi tanpa batas dunia desain.

Dengan dedikasi dan keahlian yang tak tertandingi, Hilario telah mengukir pencapaian luar biasa dalam dunia desain. Salah satu prestasi terbesarnya adalah mendesain printer untuk SPBU di beberapa lokasi Pertamina, yang telah menjadi perangkat yang sangat penting dan terintegrasi dalam operasional sehari-hari. Selain itu, kontribusinya dalam merancang interior Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Bangka Belitung telah mengubah pengalaman pasien dan staf, menciptakan lingkungan yang nyaman dan fungsional. Namun, salah satu inovasi paling mencolok yang dilakukan oleh Hilario adalah pembuatan stool yang unik, khususnya kursi anak TK yang berbentuk sesuai dengan huruf abjad. Dengan desain yang kreatif dan ergonomis, kursi ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi anak-anak, tetapi juga

memfasilitasi pembelajaran dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Dengan pencapaian-pencapaian ini, Hilario terus menetapkan standar baru dalam dunia desain, memberikan kontribusi yang berarti bagi kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Merintis usaha pada usia muda kerap dipandang sebelah mata oleh orang-orang. Namun, dia tak pantang menyerah. Justru hal itu di anggapnya sebagai tantangan dan diamerasa harus membuktikan pada orang-orang bahwa yang dia lakukan merupakan sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak

Pada saat menempuh perkuliahan ia membuat atau membangun sebuah creative house atau sebuah comunity yang bergerak di bagian design ,yang awalnya hanya sebuah comunity di mana awalnya sebagai komunitas untuk meningkatkan keterampilan desain dan berbagi pengalaman, suatu hari komunitas ini berkembang menjadi memiliki banyak pelanggan dan mendapat banyak feedback dan hingga saat dikenal dengan Pure Design.

Namun, pengaruh Hilario melampaui bidang desain. Sebagai pendiri Pure Design, ia telah memanfaatkan platformnya untuk membimbing dan memberdayakan calon desainer, memberikan mereka panduan dan dukungan untuk menavigasi seluk-beluk industri ini. Komitmennya dalam membina talenta mencerminkan keyakinannya akan pentingnya memberi kembali kepada komunitas dan memupuk budaya kolaborasi dan pertumbuhan.

“Di Pure Design, saya tidak hanya mencari keuntungan; saya juga ingin menciptakan tempat bagi adik-adik kelas saya untuk belajar dan berkembang dalam desain, mendorong kreativitas mereka di sepanjang perjalanan”, ujar Hilario

Selain itu, kontribusi Hilario juga mencakup inisiatif-inisiatif yang relevan secara sosial, seperti keterlibatannya dalam merancang solusi untuk memitigasi dampak bencana alam di wilayah padat penduduk. Karyanya pada bidang infrastruktur bantuan banjir di Kecamatan Dayeuh Kolot, Bandung, menunjukkan dedikasinya dalam menggunakan desain sebagai alat untuk melakukan perubahan positif, sehingga ia mendapatkan persetujuan dan dukungan dari otoritas setempat.

Di luar dugaannya, meskipun cita-citanya awalnya adalah menjadi seorang arkeolog dan filsuf, namun karena keisengan dan ketidakinginan untuk bertemu dengan pelajaran hitungan, Hilario memasuki dunia desain dan mencapai kesuksesan seperti yang dialaminya saat ini.

pencapaian profesionalnya, Hilario tetap dipandu oleh tujuan dan visi masa depan yang mendalam. Terinspirasi oleh cita-cita awalnya untuk menjadi seorang filsuf atau arkeolog, ia memanfaatkan setiap hari sebagai kesempatan untuk membentuk dunia di sekitarnya. Seperti yang ia katakan dengan tepat,

"Masa depan dimulai hari ini bukan besok."

Perjalanan Hilario Agung Sulaksono bukan sekadar bukti bakat individunya, melainkan sebuah perayaan atas kekuatan transformatif kreativitas dan inovasi. Saat ia terus mendorong batas-batas desain grafis dan menginspirasi generasi visioner berikutnya, warisannya pasti akan bertahan lama, meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam lanskap desain dan seterusnya.

Komentar