Kamis, 04 Juni 2026 | 06:38
COMMUNITY

Perjalanan Seorang Ketua Organisasi Jurnalistik & Kehumasan di Universitas Terbuka

Perjalanan Seorang Ketua Organisasi Jurnalistik & Kehumasan di Universitas Terbuka
Jurnalistik dan Kehumasan (Dok Pixabay)

Oleh : R. Moh. Baehaki 

Mahasiswa Prodi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University

ASKARA - Alief Akbar Fadillah atau biasa di panggil Alief, lahir di Bogor, 13 Juli 2003, merupakan anak pertama dari dua bersaudara, tumbuh besar dengan minat yang besar terhadap dunia tulis-menulis dan pemberitaan. Kecintaannya terhadap jurnalisme tidak hanya tercermin dalam minat pribadinya, tetapi juga dalam dedikasinya untuk mengembangkan dan memajukan organisasi jurnalistik di lingkungan kampusnya.

Alief memulai perjalanan akademisnya di salah satu SMA di Kabupaten Bogor, SMAN 1 Ciomas. Selama sekolah dia telah menekuni di berbagai organisasi dan juga beberapa kali aktif di event-event sekolahnya. Lulus dari sekolah menengah atas melanjutkan pendidikan di Universitas Terbuka, program studi sistem informasi. 

Dengan semangat yang tinggi dan tekad untuk menggali lebih dalam tentang dunia jurnalisme. Di samping menyelesaikan program studinya dengan prestasi yang gemilang, ia juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi, terutama yang berkaitan dengan bidang jurnalistik. Keterlibatannya dalam organisasi jurnalistik & kehumasan mahasiswa di universitas menjadi awal dari perjalanan luar biasa dalam membangun karirnya di bidang ini.

Sejak awal keikutsertaannya dalam organisasi jurnalistik mahasiswa, Alief telah menunjukkan bakat kepemimpinan yang luar biasa. Dengan visi yang jelas dan komitmen yang kuat terhadap kemajuan organisasi, ia berhasil terpilih sebagai Ketua Organisasi Jurnalistik & kehumasan di Universitas Terbuka. Sebagai seorang ketua, Alief bertekad untuk membawa organisasi ke tingkat yang lebih tinggi dan meningkatkan kontribusinya dalam mengembangkan bakat-bakat muda di bidang jurnalistik. Organisasi jurnalistik & kehumasan ini merupakan salah satu wadah bagi mahasiswa untuk mencari informasi seputar Universitas Terbuka lalu juga sebagai wadah bagi para mahasiswa yang memiliki minat di bidang jurnalistik salah satunya menjadi seorang konten kreator.

Organisasi yang dipimpin Alief berfokus terhadap penyampaian informasi kepada para calon mahasiswa. Selama ini Universitas Terbuka sangat minim sekali informasi yang bisa dilihat oleh para calon mahasiswa nya sehingga dengan di adakanya organisasi ini dapat menjadi wadah yang bagus dalam memberikan informasi dan juga dapat membangun citra Universitas Terbuka yng selama ini sering dianggap sebelah mata oleh orang awam. 

Keberhasilan Alief sebagai Ketua Organisasi Jurnalistik & kehumasan ini tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama tim yang solid. Dia selalu berusaha untuk memotivasi anggota-anggota organisasi agar selalu memberikan yang terbaik dan berkontribusi secara maksimal. Semangatnya yang menular telah menginspirasi banyak mahasiswa lainnya untuk ikut bergabung dan aktif dalam organisasi tersebut. Di bawah kepemimpinan Alief, Organisasi Jurnalistik dan kehumasan Universitas Terbuka mengalami berbagai perubahan positif. Salah satu inovasi utamanya adalah pembentukan program pelatihan dan workshop yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan jurnalistik para anggota. Alief juga mendorong kolaborasi dengan organisasi jurnalistik lainnya, sehingga memperluas jaringan organisasi dan memberikan kesempatan kepada anggota untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang lebih luas.

Dalam bertugas sebagai ketua Alief harus bisa membagi waktunya untuk urusan perkuliahan maupun organisasi. Selain itu, Alief juga seringkali mengambil beberapa pekerjaan freelance sehingga dalam kesibukanya tersebut harus dapat berbagi waktu agar seimbang. Dalam membagi waktu Alief selalu memperhatikan serta memprioritaskan hal yang dianggap penting terlebih dahulu. Namun, seperti yang kita kenal bahwa perkuliahan di Universitas Terbuka berbeda dengan Universitas lainya yang di mana di Universitas Terbuka perkuliahan di dominasi dengan perkuliahan secara daring sehingga hal ini dapat mempermudah Alief dalam membagi waktunya.

Sebagai seorang pemimpin, Alief sangat memperhatikan pemberdayaan anggota organisasi. Ia secara aktif mendengarkan masukan dan aspirasi dari para anggota, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk berperan aktif dalam pengambilan keputusan. Fulan juga membuka ruang bagi anggota untuk mengembangkan ide-ide kreatif mereka sendiri dan menjalankan proyek-proyek yang sesuai dengan minat dan bakat mereka dalam bidang jurnalistik.

Perjalanan Alief sebagai Ketua Organisasi Jurnalistik Universitas Terbuka masih akan terus berjalan selama tahun 2024,dalam hal ini Alief berdedikasi terhadap organisasi ini gar terus berjalan dan dapat memberikan pemahaman yang mendalam seputar Universitas Terbuka terhadap para calon mahasiswa yang tertarik dan ingin mendapatkan informasi yang lebih dalam terkait Universitas Terbuka.  

Dengan pengalaman yang ia peroleh selama ini, Alief siap untuk melangkah ke tahap berikutnya dalam karirnya dan terus memberikan kontribusi yang berarti dalam mengembangkan bidang jurnalisme di Indonesia. Dengan semangat dan tekad yang tak kenal lelah, Alief adalah contoh nyata dari seorang pemimpin yang inspiratif.

Terkadang, dalam perjalanan hidup kita, kita dihadapkan pada berbagai rintangan dan tantangan yang membuat kita meragukan kemampuan dan tekad kita sendiri. Namun, Alief selalu mengingat kata-kata bijak yang menjadi sumber inspirasinya: “Teruslah kejar apa yang kalian impikan dan juga fokus terhadap impian tersebut.” Kata-kata ini bukan hanya menjadi semangat bagi Alief, tetapi juga menjadi landasan dalam setiap langkah yang diambilnya.

Pesan ini mengingatkan Alief untuk tetap gigih dan berkomitmen dalam mengejar cita-cita dan impiannya. Tanpa kegigihan dan fokus yang kuat, impian hanya akan tetap menjadi impian belaka. Dengan menjaga fokus pada tujuan akhir, Alief dapat mengatasi segala rintangan dan hambatan yang mungkin menghalangi perjalanan menuju kesuksesan. Saat kita mempertahankan kegigihan dan fokus, kita juga membantu diri kita sendiri untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas hidup. Setiap langkah kecil yang kita ambil menuju impian kita merupakan bagian dari perjalanan yang berharga. Jadi, teruslah kejar impian kalian dengan tekad yang kuat dan jangan pernah berhenti berusaha hingga kita berhasil meraihnya.
 
Menghadapi segala hambatan dan rintangan yang muncul, Alief tidak pernah menyerah. Dia selalu fokus pada impian dan tujuannya untuk memajukan organisasi jurnalistik & kehumasan  di lingkungan kampusnya. Semangatnya yang tak kenal lelah, dedikasinya yang luar biasa, dan ketekunannya dalam mencapai tujuan telah menginspirasi banyak orang di sekitarnya. Baginya, kesuksesan bukanlah tujuan akhir, tetapi merupakan perjalanan yang harus terus ditempuh. Dengan terus mengikuti cita-cita dan fokus pada impian, Alief yakin bahwa segala hal yang diinginkannya akan tercapai suatu hari nanti.

Komentar