Dewan Juri Tuntaskan Penilaian Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026
ASKARA - Dewan Juri Anugerah Jurnalistik Muhammad Husni (M.H.) Thamrin PWI Jaya 2026 menuntaskan proses finalisasi penilaian untuk tujuh kategori utama setelah menggelar rapat maraton selama enam jam di Play Maker, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026). Proses tersebut menjadi tahapan penting dalam menentukan para pemenang dan nomine penghargaan jurnalistik bergengsi yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya.
Rapat dipimpin Ketua Dewan Juri Dr. Bagus Sudarmanto bersama anggota dewan juri Tb Adhi, Arbain Rambey, Dr. Retno Intani, Machroni Kusumah, Dr. Rewindinar, dan Dr. Gloria Angelita. Sementara itu, Dr. Irmawati bertugas sebagai juri untuk dua kategori khusus, yakni Menyongsong 5 Abad Jakarta dan Literasi Bank Jakarta, yang masih membuka penerimaan karya hingga 31 Juli 2026. Proses administrasi penjurian didukung Eka Ardimiyati dan Desdy Yusdiansyah.
Selama proses penilaian, dewan juri membahas setiap karya secara mendalam dengan mengacu pada prinsip-prinsip jurnalistik, meliputi akurasi, kedalaman liputan, orisinalitas, kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik, kualitas penyajian, dampak bagi publik, serta relevansi dengan tema yang diangkat.
Ketua Dewan Juri, Dr. Bagus Sudarmanto, menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara independen, profesional, dan objektif.
"Kami menilai setiap karya berdasarkan kualitas jurnalistik, bukan popularitas medianya. Seluruh juri memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan argumentasi sehingga setiap keputusan benar-benar lahir dari proses diskusi yang mendalam. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, tetapi semuanya bermuara pada satu tujuan, yakni memilih karya jurnalistik terbaik yang layak memperoleh Anugerah M.H. Thamrin 2026," ujar Bagus.
Perbedaan pandangan di antara para juri mewarnai jalannya sidang, terutama saat membahas karya-karya terbaik yang masuk dalam nominasi. Namun, seluruh keputusan akhirnya diambil melalui musyawarah mufakat, sehingga menghasilkan penetapan pemenang dan nomine yang dinilai memenuhi standar kualitas jurnalistik.
Tahun ini, Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin mendapat sambutan besar dari kalangan insan pers. Panitia mencatat lebih dari 800 karya jurnalistik dari berbagai media di Indonesia berkompetisi pada tujuh kategori utama, yakni tajuk rencana, karya jurnalistik teks, foto, infografis, televisi terestrial, televisi streaming, dan radio.
Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh dewan juri yang telah melaksanakan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dewan juri yang telah bekerja dengan penuh integritas. Lamanya proses penilaian menunjukkan bahwa setiap karya memperoleh perhatian yang serius. Kami juga mengapresiasi dukungan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Bapak Rano Karno, terhadap penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026. Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi PWI Jaya untuk terus menghadirkan ajang penghargaan jurnalistik yang kredibel sekaligus mendorong lahirnya karya-karya terbaik dalam menyongsong lima abad Kota Jakarta," katanya.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026, Arman Suparman, mengatakan tingginya partisipasi peserta menjadi indikator meningkatnya kepercayaan insan pers terhadap ajang penghargaan tersebut.
"Kami bersyukur Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin tahun ini kembali mendapat respons yang sangat baik dengan jumlah karya yang mencapai lebih dari 800. Terima kasih kepada seluruh dewan juri yang telah meluangkan waktu selama enam jam untuk melakukan pembahasan secara cermat dan objektif. Setelah finalisasi tujuh kategori utama, panitia masih membuka kesempatan bagi para jurnalis untuk mengirimkan karya terbaiknya pada dua kategori khusus hingga 31 Juli 2026," ujar Arman.
Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin merupakan program tahunan PWI Jaya sebagai bentuk penghargaan terhadap insan pers yang menghasilkan karya jurnalistik berkualitas, berintegritas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Penyelenggaraan tahun 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut 500 Tahun Kota Jakarta sekaligus memperkuat peran pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan dan peningkatan literasi publik melalui karya jurnalistik yang mencerahkan.

Komentar