Rabu, 17 Juni 2026 | 20:53
NEWS

Situs Sejarah Maknanya sebagai Petunjuk Arah

Situs Sejarah Maknanya sebagai Petunjuk Arah
Ilustrasi situs sejarah Candi Borobudur (Dok Pixabay)
ASKARA - Situs atau tempat yang mengandung nilai sejarah, maknanya hanya sebagai petunjuk arah bagi generasi penerus. Maka, sangatlah bodoh apabila kita sebagai kepanjangan tangan para leluhur hanya berkutat di dalam lingkaran fisiknya saja. 
 
Demikian dikatakan Dasep Arifin, pelaku seni budaya Jawa Barat, dalam beranda diskusi Palataran Pakujajar Sipatahunan dalam keterangannya, Sabtu (6/1). 
 
"Selama ini kita tidak pernah masuk ke dalam apa sesungguhnya yang terkandung di balik bentuk fisiknya itu. Seharusnya yang kita kaji adalah nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya," kata Dasep Arifin. 
 
Ditambahkannya, karena semua itu merupakan sebuah metode para leluhur atau sarana pembinaan dan pembentukan akhlak. Lebih aneh lagi, semuanya itu diterjemahkan oleh klenak-klenik yang tidak jelas, tidak masuk akal dan pikiran secara real. 
 
"Kesannya tempat tersebut dipakai media persembahan dalam sebuah permohonan," tandasnya.
 

Komentar