Dampak Gagal Panen, Sekjen Setgab Ganjar Minta Direktorat Serelia Kementan Diusut
ASKARA - Sekjen Sekretarian Gabungan (Setgab) Relawan Ganjar Pranowo, Chairun Nizar mengatakan, gagal panen yang terjadi saat ini adalah buah dari kegagalan Dirjen Tanaman Pangan pada Kementerian Pertanian yang dikendalikan oleh Ir. Suwandi.
"Bicara tentang ketahanan pangan nasional, pihak yang paling bertanggung jawab terhadap kegagalan panen saat ini adalah Dirjen Tanaman Pangan yang di kendalikan oleh Dr. Ir. Suwandi, M. Si," ujar Chairun Nizar kepada awak media di Jakarta, Jumat (13/10).
Lebih khusus lagi, Chairun menyebut Direktur Serelia pada Ditjen Ketahanan Pangan, Dr. Ir Moh Ismail Wahab M.Si, merupakan ujung tombak untuk mewujudkan panen petani dibeberapa daerah di Indonesia.
Sayang seribu sayang, kata Chairun panen yang diharapkan itu ambyar alias gagal, sehingga para petani harus gigit jari.
"Pada kenyataannya dengan terjadinya EL Nino kita mengalami gagal panen sehingga harus impor beras sebanyak 3,5 juta ton," ungkap Chairun.
Ia pun mempertanyakan, apa langkah yang dilakukan selama ini, khususnya terkait subsidi pupuk dan bibit yang diprogramkan oleh Direktur Serelia?
"Kemana larinya subsidi pupuk maupun bibit yang diberikan oleh Direktur Serelia, Dr. Ir. Moh Ismail Wahab M.Si kepada petani selama ini?" tegas Chairun dengan penuh tanya.
Dengan dasar itu, ia meminta aparat penegak hukum turun tangan mengusut persoalan ini. Jangan sampai ada yang luput dari penegakan hukum.
"Pihak aparat penegak hukum seharusnya lebih memperhatikan masalah ini, karena Direktorat Tanaman Pangan merupakan ujung tombak dari kegagalan panen para petani saat ini," tandas Chairun.

Komentar