Akhirnya Walikota Pekalongan Izinkan Muhammadiyah Sholat Ied di Lapangan Mataram
ASKARA - Keluarga Besar Persyarikatan Muhammadiyah Kota Pekalongan mengucapkan terimakasih, terutama kepada Walikota Pekalongan beserta Jajaran Forkompinda yang dengan legowo dan besar hati menerima masukan-masukan dari berbagai pihak, dengan menjalin silaturrahim yang lebih harmonis dengan semua warga Kota Pekalongan.
“Kami berharap kebersamaan dan saling komunikasi ini bisa semakin terbangun dengan baik, syukur-syukur hasil sidang Itsbat nanti memutuskan Hari Raya Idul Fitri tahun ini bisa bersama-sama, sehingga akan semakin syiar dan meriah,” ujar Ketua PDM Kota Pekalongan, Drs. Pasrum Affandi dalam keterangannya, Selasa (18/4).
Pasrum mengingatkan, seandainya tidak bersamaanpun kita Umat Islam sebagai Warga Negara Indonesia sudah sangat dewasa dalam menerima perbedaan dan adanya saling tasamuh dan saling menghargai dan menghormati.
Kemudian Pasrum menceritakan, setelah selesai mengisi kajian jelang berbuka puasa di Masjid Baitul Huda Tangkil Tengah Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan kemudian berbuka dan Sholat Maghrib berjamaah langsung pamit dan meluncur pulang ke Pekalongan.
Baru sampai halaman rumah istri menyampaikan pesan baru saja ada sekretaris PDM yang menghubungi untuk rapat Koordinasi di Pemkot Pekalongan. “Handphone saya buka dan saya on kan rupanya banyak panggilan yang masuk saat Pengajian saya off-kan. Saya langsung menuju Ruang Pertemuan di Pemkot di Ruang Terang Bulan,” tuturnya.
Sambil menunggu lengkap kehadiran Walikota HA. Afzan Arslan Djunaid, SE, Kapolres AKBP Wahyu Rohadi, S.I.K , M.H, dan Dandim Letkol Inf Rizky Aditya, S.Sos, M.Han, hadir juga Ibu Sekda Ir. Anita Kusumorini, M.Sc. Di dalam sudah hadir Ketua dan Sekretaris Masjid Al Hikmah Podosugih, Sekretaris PDM dll.
Setelah berbincang-bincang ringan, Ibu Sekda membuka rakord tersebut selanjutnya Wali memberikan sambutan dan pandangannya terkait kondisi terkini, kemudian Dandim dan Polres pun memberikan arahan-arahannya.
“Hasil dari Rakor tersebut Pak Wali berbesar hati dan demi kemaslahatan semuanya tidak hanya Warga Pekalongan dan Pemkot Pekalongan saja, tetapi secara Nasional, karena kondisi saat ini di Kota Pekalongan tidak hanya masalah Kota Pekalongan saja tetapi sudah menjadi ranah Nasional,” katanya.
Karena itu, sambungnya, Walikota Pekalongan berkenan memberikan Izin penggunaan lapangan Mataram untuk digunakan Sholat Idul Fitri 144 H Ini yang oleh Muhammadiyah telah ditetapkan hari Jum’at, 21 April 2023 sesuai Maklumat PP Muhammadiyah berdasarkan hasil Hisab Haqiqi dengan teori Wujudul Hilal yang dipedomani oleh Majlis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Terimakasih kepada seluruh Warga Kota Pekalongan dan seluruh Masyarakat Indonesia yang sepekan ini mendapatkan informasi-informasi dari Kota Pekalongan, semoga semakin mendewasakan kita semua ke depannya. Mari kita Jaga kondusifitas Kota Pekalongan ini dengan Baik, demikian juga bangsa dan negara ini semakin baik,” pungkasnya.

Komentar