Minggu, 14 April 2024 | 15:07
COMMUNITY

Dompet Dhuafa Terus Komitmen dalam Jaga dan Lestarikan Budaya Nusantara

Dompet Dhuafa Terus Komitmen dalam Jaga dan Lestarikan Budaya Nusantara
Peserta launching Serambi Budaya (Dok DD)

ASKARA - Dompet Dhuafa terus berkomitmen dalam menjaga dan melestarikan budaya nusantara, salah satu diantara banyaknya budaya di Indonesia adalah budaya silat sebagai warisan tak benda. Komitmen melestarikan budaya silat dilakukan melalui seni silat tradisional.

Untuk itu Dompet Dhuafa meluncurkan program Serambi Budaya pada di Pondok Pesantren Alzahar NW Setuta Janapria Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (4/12). 

Acara launching ini dihadiri GM Budaya & Pendidikan Dompet Dhuafa, Herman Budianto; Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah; Pimpinan LKC Dompet Dhuafa NTB; Pimpinan Pondok Pesantren dan Perguruan Silat. 

Di samping itu, beberapa komunitas silat tradisional dan Gamelan Lombok yang ada di Lombok Tengah juga turut diundang guna mengikuti peresmian Serambi Budaya yang dihadiri ratusan peserta ini.

Dalam kesempatan launching serambi budaya, Herman Budianto menyebutkan, program-program Dompet Dhuafa selalu ditujukan agar masyarakat menjadi berdaya. Salah satunya yaitu dengan meluncurkan program Serambi Budaya yang diharapkan bisa menjadikan masyarakat berdaya melalui budaya. Nyatanya banyak sekali budaya Indonesia yang kemudian ditinggalkan dan dilupakan. Serambi Budaya Dompet Dhuafa hadir dan berkembang di cabang-cabang Dompet Dhuafa daerah. Saat ini, ada 12 Serambi Budaya sesuai keunggulan budaya di daerahnya masing-masing.

“Serambi Budaya bukan hanya sekadar proses pelestarian budaya melainkan juga menjadikan tatanan masyarakat yang akhirnya berdaya melalui budaya,” ucapnya

Usai resmi diluncurkan, Serambi Budaya menampilankan pertunjukan seni silat dari perwakilan perguruan silat. 

Pimpinan Ponpes Al Azhar , TGH Suhirman QH. LC dalam sambutannya menyampaikan pentingnya santri dalam menjaga diri jasmani dan ruhani, 

"Silat bukan hanya bela diri melainkan jaga rohani agar terus seimbang jasmani dan rohani, selain itu budaya kita jadikan sebagai Syiar Dakwah Islam.

Dalam kesempatan yang sama Makbul Ramen, Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok, menyampaikan apresiasi atas diadakannya Kampung Silat Lombok. Dia berharap generasi dasar anak muda harus ikut serta aktif dalam mengembangkan budaya khususnya silat. 

Kampung Silat Lombok yang telah diresmikan ini tentu berharap dijadikan laboratorium pemberdayaan budaya silat di Lombok, Kampung Silat Lombok perlahan bertahap ingin seperti Kampung Silat Jampang yang ada di Bogor, Jawa Barat binaan Dompet Dhuafa. 

 

Komentar