Rabu, 22 Juli 2026 | 03:16
NEWS

Jenderal Andika Masuki Masa Pensiun, Publik Bertanya Akankah Diperpanjang Jabatannya?

Jenderal Andika Masuki Masa Pensiun, Publik Bertanya Akankah Diperpanjang Jabatannya?
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (int)

ASKARA  – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan segera memasuki masa purnabakti pada 21 Desember 2022 mendatang.

Publik masih bertanya-tanya akankah Jenderal Andika akan diperpanjang jabatannya oleh Presiden Jokowi atau justru digantikan oleh salah satu kepala staf dari 3 matra dalam tubuh TNI.

Seandainya posisi Jenderal Andika sebagai Panglima TNI tidak diperpanjang Presiden, kembali publik pun dibuat bertanya-tanya siapakah yang akan mengisi posisi pucuk pimpinan TNI kelak.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menunggu Surat Presiden (Surpres) terkait nama yang akan diusulkan Presiden Jokowi untuk menjadi calon Panglima TNI.

"Kami tinggal menunggu Surpres dari Presiden baru kemudian kita akan proses sesuai mekanisme yang ada di DPR," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Dasco memprediksi, kemungkinan besar Surpres tersebut akan diserahkan pemerintah kepada DPR RI pada 15 Desember 2022 mendatang.

"Nah ini kan Surpresnya belum ada, dengan hitung hitungan waktu kita akan proses pada 15 Desember tetapi mungkin ada hitung-hitungan dari pemerintah yang kita juga belum tahu dan kita akan menunggu saja karena itu sifatnya usulan dari pemerintah kepada DPR untuk dilakukan prosesnya," ujar Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini.

Terkait kemungkinan Panglima TNI mendatang berasal dari Angkatan Laut (AL) lantaran selama kepemimpinan Presiden Jokowi belum ada seorang pun Panglima TNI yang berasal dari AL, Dasco menuturkan, hal itu tergantung dari situasi dan kondisi yang berkembang saat ini.

"Saya pikir soal pergantian Panglima TNI ini tentunya disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Bahwa ada ketentuan-ketentuan tidak tertulis itu boleh-boleh saja agar kemudian dijadikan kebiasan tetapi kembali lagi berpulang pada situasi dan kondisi seperti apa yang dibutuhkan pada saat ini," beber Dasco.

Dasco meyakini, Presiden Jokowi pasti punya perhitungan sendiri mengenai siapa yang pantas untuk menjadi Panglima TNI mendatang.

"Tentunya Presiden mempunyai perhitungan sendiri untuk kemudian menentukan yang tepat mengenai calon tersebut untuk situasi dan kondisi pada saat ini," pungkas legislator asal Dapil Banten 3 ini.

Komentar